detikNews
Rabu 17 April 2019, 12:01 WIB

Polisi Sebut Ada Lima Wilayah di Jatim Terindikasi Politik Uang

Sugeng Harianto - detikNews
Polisi Sebut Ada Lima Wilayah di Jatim Terindikasi Politik Uang Wakapolda Jatim kunjungi TPS di Madiun/Foto: Sugeng Harianto
FOKUS BERITA: Mantap Memilih!
Madiun - Wakapolda Jawa Timur Brigjen Toni Harmanto mengunjungi sejumlah TPS di Kota Madiun. Dalam kesempatan tersebut, ia menyebutkan lima daerah di Jatim terindikasi adanya money politics.

"Yang diduga terindikasi politik uang untuk wilayah Jatim ada sekitar lima. Tapi saat ini kita masih memastikan lagi karena sudah ada kajian dari Bawaslu," Kata Toni kepada wartawan saat berkunjung di TPS, Jalan Merak, Kota Madiun, Rabu (17/4/2019).

Terkait lima wilayah tersebut, pihak kepolisian masih menunggu hasil kajian Bawaslu. Jika sudah terbukti ada politik uang di lima wilayah tersebut, pihaknya akan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku.


"Secara umum kita masih rekap terkait politik uang karena ada yang masih perlu kajian dari Bawaslu terkait proses hukum diduga politik uang. Undang-undang memberikan legitimasi pada waktu untuk memutuskannya, kita nanti akan tindak lanjuti terhadap proses penegakan hukum dari Polres juga dilakukan dalam proses cepat," imbuhnya.

Wakapolda mengunjungi dua TPS di Kota Madiun. Yakni TPS 03 di Jalan Barito dan TPS 07 di Jalan Merak. Kehadiran Toni di dua TPS tersebut didampingi Kapolresta AKBP Nasrun Pasaribu serta jajarannya. Dalam kunjungannya itu, Toni memastikan tidak ada politik uang di Kota Madiun.

"Polres yang saya kunjungi alhamdulillah sudah bisa terwujud dengan baik oleh kapolres dan jajarannya dan juga kepercayaan masyarakat untuk datang ke TPS ini terlihat beberapa tempat ini punya cukup besar sekali termasuk Kota Madiun," lanjutnya.

Menanggapi hal itu, Nasrun Pasaribu memastikan pelaksanaan pencoblosan 601 TPS di Kota Madiun berlangsung kondusif. Selama ini tidak ditemukan wilayah rawan konflik ataupun money politics.


"Kota Madiun kita persiapkan dengan maksimal lebih dari untuk pengamanannya tersebut. Untuk wilayah TPS yang diperkirakan semuanya itu aman dan persiapan dengan maksimal bersama TNI dan pemerintah. Dan juga barusan dari pimpinan Polri, Wakapolda Jatim mengecek secara langsung bagaimana kesiapan daripada personel pengamanan," ujar Nasrun.

Ia juga mengimbau para pendukung baik caleg ataupun capres untuk tidak berlebihan dalam menyambut kemenangan. Hal yang dikhawatirkan akan mengganggu ketertiban.

"Intinya tidak boleh ada evoria, tidak ada pengerahan massa sesuai dengan instruksi pimpinan. Tidak ada pengerahan massa yang dapat mengganggu ketertiban umum dan lainnya," pungkasnya.



Tonton video Di Sini Tim Relawan Prabowo-Sandi Pantau Hasil Pemilu 2019:

[Gambas:Video 20detik]


(sun/fat)
FOKUS BERITA: Mantap Memilih!
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com