DetikNews
Kamis 11 April 2019, 15:09 WIB

Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Kasus 'Idiot' Ahmad Dhani Ditunda

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Jaksa Belum Siap, Sidang Tuntutan Kasus Idiot Ahmad Dhani Ditunda Ahmad Dhani disidang/Foto: Deni Prastyo Utomo
Surabaya - Sidang kasus 'idiot' pencemaran nama baik dengan terdakwa Ahmad Dhani kembali ditunda. Kali ini bukan karena sakit gigi Dhani yang kambuh. Tapi karena jaksa belum siap dengan tuntutannya.

Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim R Anton Widyoproyono digelar di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya sekitar pukul 13.45 WIB. Namun sidang tersebut hanya berlangsung selama 5 menit setelah hakim mempersilakan Jaksa Penuntut Umun (JPU) membacakan tuntutannya.

"Sidang dengan agenda pembacaan tuntutan dibuka, silakan JPU membacakan tuntutanya," kata R Anton, Kamis (11/4/2019).


Singkatnya persidangan dikarenakan JPU Winarko belum siap dengan tuntutannya. Ia meminta waktu satu pekan untuk menyiapkan tuntutan terkait kasus pencemaran nama baik yang mendakwa Dhani.

"Kami menyatakan bahwa putusan belum siap. Saya mohon waktu satu minggu," kata Winarko.

Video: Sempat Terjadi Kericuhan Usai Persidangan Ahmad Dhani

[Gambas:Video 20detik]



Setelah mendengar pengakuan JPU, hakim menyatakan bahwa sidang akan dilanjutkan pada Kamis (25/4) mendatang. Yakni dengan alasan agar tidak terlalu dekat dari pelaksanaan Pemilu 2019 yang akan berlangsung 17 April nanti.


Menangapi hal itu, Kuasa Hukum Ahmad Dhani Aldwin Rahadian meminta hakim untuk memajukan sidang lanjutan tersebut. "Sekiranya sidang digelar pada Hari Selasa (23/4)?," kata Aldwin.

R Anton kemudian menyetujui permintaan Aldwin. Dhani akan menjalani sidang lanjutan kasus pencemaran nama baik pada Selasa (24/4). Yakni dengan agenda yang sama, pembacaan tuntutan oleh JPU.

"Sidang ditunda sampai Hari Selasa (23/4) ok,jangan sampai ditunda lagi," kata Anton sembari mengetok palu.

Di sidang sebelumnya yakni pada Selasa (2/4), Dhani meminta penundaan sidang karena ia harus mengobati giginya yang sakit. Sidang yang harusnya digelar pada Selasa (9/4) mundur dua hari ke Kamis (11/4).


(sun/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed