DetikNews
Kamis 11 April 2019, 11:35 WIB

Stadion Kanjuruhan Disterilisasi Dini, Aremania Diimbau Datang Lebih Awal

Muhammad Aminudin - detikNews
Stadion Kanjuruhan Disterilisasi Dini, Aremania Diimbau Datang Lebih Awal Panpel Arema FC Abdul Haris (Foto: Muhammad Aminudin/File)
Malang - Panpel Arema FC mengimbau Aremania agar lebih awal datang sebelum kick off final Piala Presiden digelar, Jumat (12/4/2019). Sebab, sterilisasi Stadion Kanjuruhan bakal diberlakukan. Gelaran event pamungkas akan dimulai pukul 17.00 Wib.

"Kami mengimbau kepada Aremania agar datang lebih awal. Karena ceremony dimulai sejak pukul 17.00 Wib," ungkap Panpel Arema FC Abdul Haris, Kamis (11/4/2019).

Panpel berencana membuka penukaran tiket mulai subuh. Jadi, Aremania yang sudah membeli tiket bisa segera menukarkan, dan mempersiapkan diri berangkat lebih awal ke Kanjuruhan.

"Penukaran tiket mulai subuh, waktu yang cukup lama. Dan rekan-rekan Aremania bisa segera berangkat ke Kanjuruhan lebih awal. Kita juga sampaikan di stadion tidak melayani penjualan atau penukaran tiket," ujar Haris.

Kegiatan menjelang kick off, kata Haris, akan diisi oleh penyelenggaran turnamen Piala Presiden. Direncanakan, sejumlah artis akan tampil menghibur suporter yang sudah berada di dalam stadion.


"Tim dari PSSI, dan Piala Presiden akan mengisi beberapa acara dengan penampilan artis-artis yang bakal menghibur, dan juga ada game dari Arema legend dan SSB Arema," jelas Haris.

Untuk strerilisasi, panpel bersama aparat keamanan akan memblokade area pintu utama. Selain itu, ada sejumlah match zone yang harus steril dari keberadaan suporter.

"Area pintu utama, akan kami blokade. Dan nanti match steward membantu mengamankan beberapa area yang harus steril dari suporter," terang Haris.

Panpel Arema juga menyediakan dua layar lebar di luar Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Namun, diharapkan bagi suporter yang tak memiliki tiket dihimbau untuk menyaksikan pertandingan final melalui televisi di rumah masing-masing atau menggelar nonton bareng.

"Kami hanya memasang dua layar lebar, karena itu dihimbau Aremania yang tidak memiliki tiket, tak memaksa datang ke Stadion Kanjuruhan," tegas Haris.

Pemeriksaan ketat akan dilakukan petugas di 14 pintu masuk stadion. Agar tidak sampai kecolongan dengan barang bawaan suporter. Seperti miras, flare dan benda berbahaya lainnya.

"Kita akan memperketat pengamanan di area pintu masuk. Selain nencegah kebocoran tiket, juga untuk memeriksa semua barang bawaan suporter, seperti flare, kembang api dan barang berbahaya lainnya," tegas Haris.


Panpel meyakini, Aremania dan Aremanita akan mampu menciptakan situasi kondusif di Kanjuruhan selama laga digelar. Dan tidak akan melakukan hal-hal yang justru merugikan mereka sendiri maupun klub.

"Kami yakin Aremania, tidak akan melakukan hal-hal yang justru merugikan klub, dan ikut mengamankan dan menjaga situasi tetap kondusif," tandas Haris.

Sebanyak 4.280 personel diterjunkan untuk mengamankan jalannya laga big match ini. Jumlah cukup besar dibandingkan laga biasanya, yang hanya 600 sampai 700 personel.

"Karena ini big match jumlah personel kita lipat gandakan sebanyak 4.280 orang. Pengamanan tetap mengedepankan persuasif dan preventif. Hubungan kita selama ini dengan Aremania cukup baik, ada juga Arema Police yang tentunya akan saling menjaga keamanan baik pra maupun pasca pertandingan," tutur Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung terpisah.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed