DetikNews
Selasa 09 April 2019, 16:34 WIB

Wartawan Lamongan Ini Lapor Polisi karena WhatsApp-nya Dibajak

Eko Sudjarwo - detikNews
Wartawan Lamongan Ini Lapor Polisi karena WhatsApp-nya Dibajak Klarifikasi korban pembajakan WhatsApp/Foto: Istimewa
Lamongan - Seorang wartawan Lamongan melapor ke polisi dengan aduan pembajakan nomor WhatsApp. Menurut pelapor, pembajak memanfaatkan nomornya untuk meminjam uang pada semua kontak yang ada di WhatsApp sang wartawan.

Seorang wartawan Lamongan Choirul Anwar menjadi korban kejahatan orang tidak bertanggung jawab. "Nomor WA saya dibobol orang tidak dikenal dan dimanfaatkan untuk mencari, meminta uang ke rekan kerja dan sejawat," kata Anwar pada detikcom, Selasa (9/4/2019).

Pria yang akrab disapa Irul itu bercerita, pelaku menyebar pesan melalui nomor WA-nya untuk meminjam uang. Pesan tersebut tidak hanya dikirim pada satu kontak, namun ke banyak nomor.


Pesan yang disebar sama. Yakni permohonan meminjam uang Rp 2 juta untuk keluarganya. Beberapa pesan yang disebar seperti 'lagi di mana','bisa minta tolong', 'ada saldo di ATM bisa kupinjam 2 juta klau ada transfer sekarang ke rek keluargaku soalnya ATM ku lagi limit transfer'.

Ketika dibalas sedang tidak punya uang, pelaku pembobol WA terus mendesak dengan menanyakan 'punya pegangan uang berapa'. Beruntung, aksi bobol WA ini diketahui korban yang kemudian melakukan klarifikasi.
percakapan pelaku pembajak WhatsApp meminjam uang/percakapan pelaku pembajak WhatsApp meminjam uang/ Foto: Istimewa

"Keluargaku juga ada dua orang yang menjadi sasaran pelaku," kata Irul.

Untuk memastikan nomor WA-nya sedang dibajak, Irul mendatangi Polres Lamongan dan melaporkan kejadian yang menimpanya. Irul memastikan tidak pernah memanfaatkan WA-nya untuk keperluan seperti yang dilakukan sang pembobol ini.


"Hari ini juga saya laporkan ke polisi," kata Irul ketika ditemui di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lamongan.

Irul kemudian membuat klarifikasi yang ia kirimkan ke semua kontak yang ada di smartphone-nya. Khoirul meminta kepada semua yang mendapatkan kiriman WA senada untuk tidak mempercayainya.

"Mohon Maaf saudaraku semua.. jika ada permintaan minta sejumlah uang dengan memakai nomor WhatsApp saya.. itu BUKAN SAYA ..itu bukan Choirul anwar...itu penipuan...mohon disampaikan ya saudaraku semuanya...WhatsApp saya di sadap atau dipakai orang lain...sekali lagi mohon maaf jangan dihiraukan...," tulis Irul.
(sun/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed