detikNews
Senin 01 April 2019, 13:11 WIB

Polri Serahkan Penjelasan Soal Geger Pengakuan AKP Sulman ke Polda Jabar

Hilda Meilisa - detikNews
Polri Serahkan Penjelasan Soal Geger Pengakuan AKP Sulman ke Polda Jabar Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal/Foto: Hilda Meilisa
Surabaya - Mabes Polri enggan mengomentari kasus Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna yang dituduh Eks Kapolsek Pasirwangi AKP Sulman Aziz untuk memenangkan paslon Jokowi-Ma'ruf Amin. Mabes Polri menyerakan kasus itu ke Polda Jabar.

"Itu sudah dikomentari Kabid Humas Polda Jabar, biar satu narasi di situ," kata Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal saat ditemui di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (1/4/2019).


AKP Sulman Aziz sendiri sebelumnya menyampaikan kepada wartawan bahwa ia merasa dizolimi oleh pimpinannya lantaran dimutasikan dari jabatannya sebagai Kapolsek Pasirwangi menjadi Kanit 1 Seksi Penindakan Pelanggaran Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jabar.

Sedangkan Kapolres Garut Budi mengatakan mutasi yang dialami Sulman adalah hal yang wajar. Sulman sendiri sudah dua tahun menjabat Kapolsek Pasirwangi. Budi memastikan dia tidak pernah memberikan perintah untuk mendukung paslon tertentu.


"Kalau masalah dicopot itu kan hal yang wajar mutasi wajar, beliau itu sudah hampir dua tahun jadi Kapolsek dan mutasinya bukan mutasi sendiri," pungkas Budi.

Selain itu, Budi mengakui rutin mengumpulkan para kapolsek di wilayah hukum Polres Garut. Namun dia membantah soal mengarahkan para kapolsek memenangkan Jokowi di Pilpres 2019.


Saksikan juga video 'Eks Kapolsek Ngaku Diminta Dukung Jokowi, Kapolres Garut Klarifikasi':

[Gambas:Video 20detik]


(bdh/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com