DetikNews
Selasa 26 Maret 2019, 12:59 WIB

Mahasiswa UIN Sunan Ampel Tolak Pemberian Gelar Doktor untuk Soekarwo

Amir Baihaqi - detikNews
Mahasiswa UIN Sunan Ampel Tolak Pemberian Gelar Doktor untuk Soekarwo Mahasiswa UINSA Surabaya demo tolak pemberian gelar doktor untuk Soekarwo/Foto: Amir Baihaqi
Surabaya - Belasan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya yang tergabung Aliansi Mahasiswa Pro Demokrasi menggelar unjuk rasa di depan gedung rektorat. Mereka menuntut pihak kampus untuk membatalkan rencana pemberian gelar Doktor Honoris Causa kepada Soekarwo.

Dari pantauan detikcom di lokasi, belasan mahasiswa itu menggelar orasi dan membentangkan spanduk. Yakni bertuliskan 'Aliansi Mahasiswa Pro Demokrasi Menolak dan Menggugat Pemberian Gelar Doktor Honoris Causa kepada Soekarwo'.


Selain spanduk, mereka juga membentangkan berbagai poster yang berisi kecaman dan tuntutan mereka. Seperti 'Selamatkan UINSA dari Praktik Politis Pragmatis', 'Mempertanyakan Kontribusi Soekarwo dalam Bidang Pendidikan Agama Islam di Jatim', 'Kampus UIN adalah Benteng Moral', #Batalkan Kampus Mimbar Akademis bukan Politis' dan 'Tuntut Rektor Membatalkan Pemberian Gelar di Kampus'.

Koordinator aksi Ery Machmudi mengatakan, ada tiga tuntutan utama yang diserukan mahasiswa terkait pemberian gelar pada pria yang juga mantan gubernur Jatim itu. "Sebenarnya tujuan kami menggelar aksi ada tiga poin tuntutan kami dalam menggugat dan menolak pemberian gelar. Pertama kami mempertanyakan kontribusi Pak Karwo di bidang pendidikan agama Islam khusus di Jatim," kata Ery kepada detikcom, Selasa (26/3/2019).


Kedua, mereka mempertanyakan soal transparansi proses pemberian gelar tersebut. Yang terakhir, rektor harus membatalkan keputusan pemberian gelar pada Ketua DPW Demokrat Jatim.

Menurut Ery, jika tuntutan mahasiswa tidak didengar oleh pihak rektorat, pihaknya akan kembali menggelar aksi lanjutan pada esok hari. Karena dari informasi yang beredar, pemberian gelar tersebut akan dihelat Rabu (27/3) dan dihadiri langsung oleh Soekarwo.

"Kita meminta rektorat agar mendengar tuntutan kita. Jika tidak kami akan melanjutkan aksi lagi pada besok pemberian gelar," pungkas Ery.
(sun/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed