Polisi Petakan 130.012 TPS di Jatim Dalam 3 Kategori, Apa Saja?

Polisi Petakan 130.012 TPS di Jatim Dalam 3 Kategori, Apa Saja?

Hilda Meilisa - detikNews
Jumat, 22 Mar 2019 13:33 WIB
Polisi Petakan 130.012 TPS di Jatim Dalam 3 Kategori, Apa Saja?
Kapolda Jatim usai apel gelar pasukan/Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - 26.827 Personel gabungan dikerahkan dalam rangka Operasi Mantap Brata Semeru untuk pengamanan Pemilu 2019. Para personel gabungan dari Polri, TNI hingga Linmas ini akan menjaga 130.012 TPS .

Apel kesiapan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan. Usai apel, para Forkopimda yang hadir seperti Gubernur Khofifah hingga Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI R. Wisnoe Setya Budi juga menandatangani deklarasi untuk mensukseskan pemilu damai.

"Saya berharap kepada TNI-Polri dan instansi yang terlibat dalam pengamanan pemilu tahun 2019 agar terus meningkatkan sinergitas dan dapat bekerja dengan maksimal sehingga dalam pelaksanaan nanti dapat berjalan dengan aman dan lancar," kata Luki di Lapangan Makodam V Brawijaya, Jumat (22/3/2019).

Sementara itu, untuk personel pengamanannya, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera merinci dari 24.327 personel dari 39 Polres se-Jatim. Selain itu, ada 2.500 personel dari Polda Jatim.

Selain itu, jumlah ini akan dibantu dari anggota Linmas yakni sebanyak 158.080 personel dan dari TNI sebanyak 13.513. Para personel ini akan ditempatkan di beberapa titik di Jatim.

"Personel paling banyak akan ditempatkan saat pengamananan di setiap titik Tempat Pemungutan Suara (TPS)," jelasnya.


Ada 130.012 TPS di Jawa Timur, Polda Petakan Tiga KategoriFoto: Hilda Meilisa Rinanda

Tak hanya itu, Barung mengatakan di Jatim ada 130.012 TPS. Dalam operasi Mantap Brata ini akan dipetakan tiga kategori TPS mulai dari kurang rawan, rawan dan sangat rawan.

Barung menambahkan kategori TPS rawan ditinjau dari berbagai aspek misalnya dari kondisi geografis. Dia mencontohkan di daerah perbatasan provinsi di ujung Jawa Timur, Banyuwangi yang berbatasan dengan Pulau Bali.

"Dikatakan rawan karena situasi geografinya dan rawan karena history pernah terjadi hal-hal di wilayah tersebut," papar Barung.

Selain itu, pengamanan satu TPS akan diamankan oleh dua personel gabungan. Setiap TPS rawan akan diawasi oleh satu pengaman. Apabila tidak rawan, dari empat TPS hingga enam TPS akan diawasi oleh dua personel.

Ditemui di kesempatan yang sama Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI R Wisnoe mengatakan pihaknya akan aktif untuk turut mengamankan pesta demokrasi. Selain itu, selama ini pihaknya juga telah melakukan latihan fisik.

"Kita melaksanakan latihan-latihan sampai dengan puncaknya latihan sispamkota kemarin dengan Kepolisian," pungkasnya.



Tonton juga video Dipimpin Wiranto, TNI-Polri Apel Pengamanan Pemilu 2019:

[Gambas:Video 20detik]

(fat/fat)
Berita Terkait