DetikNews
Kamis 21 Maret 2019, 21:21 WIB

Pemkab Trenggalek Telusuri Rekrutmen Pegawai RSUD yang Diam-diam

Adhar Muttaqin - detikNews
Pemkab Trenggalek Telusuri Rekrutmen Pegawai RSUD yang Diam-diam Plt Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin/Foto: Adhar Muttaqin
Trenggalek - Kasus rekrutmen 30 pegawai RSUD dr Soedomo Trenggalek secara diam-diam berbuntut panjang. Plt Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin mengaku akan segera melakukan penelurusan.

Nur Arifin mengaku telah menemukan fakta baru terkait masalah rekrutmen diam-diam itu. Menurutnya, sebagian pegawai yang direkrut merupakan orang baru atau tidak pernah magang di rumah sakit plat merah tersebut.

Padahal dalam laporan sebelumnya, Direktur RSUD dr Soedomo, Saeroni mengatakan, seluruh karyawan yang direkrut secara diam-diam merupakan perawat yang telah magang selama tiga tahun.


"Iya, saya dapat informasi katanya ada delapan (pegawai yang baru) dan diakui direktur. Saya baru kontak dengan direktur dan membenarkan. Saya akan klarifikasi lebih lanjut, kenapa tidak ngomong sejak awal," kata Arifin, Kamis (21/3/2019).

Menurutnya, Pemkab akan melihat lebih dalam mengenai proses perekrutan yang dilakukan. Termasuk meminta penjelasan para panitia yang sebelumnya terlibat dalam proses rekrutmen.

"(Akan dilihat) Ada yang sengaja melakukan atau memang karena terdesak kebutuhan, karena memang ada beberapa formasi tertentu pelamarnya sangat sedikit bahkan tidak ada pelamar," ujarnya.


Pengganti Emil Dardak tersebut mengaku akan memberikan sanksi apabila ada oknum pegawainya yang sengaja melakukan pelanggaran. Atau melakukan kecurangan dalam proses rekrutmen karyawan di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tersebut.

"Kalau atas pertimbangan (minim peminat) itu saya masih bisa memaklumi. Artinya di posisi itu tidak ada yang magang dan butuh cepat. Tapi kalau ternyata ada titipan dan segala macam seperti indikasi selama ini ya tentu akan ada tindakan," imbuh Arifin.

Sebelumnya, rekrutmen 30 perawat berstatus Karyawan Harian Lepas (KHL) dilakukan secara diam-diam oleh RSUD Trenggalek. Pihak manajemen sama sekali tidak mengumumkan ada rekrutmen ke publik. Seperti informasi yang dihimpun detikcom, beberapa karyawan diduga merupakan titipan dari pejabat dan orang penting di Trenggalek.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed