DetikNews
Sabtu 16 Maret 2019, 12:19 WIB

Berkat Laporan Korban, Pria Pamer Alat Kelamin di Mojokerto Ditangkap

Enggran Eko Budianto - detikNews
Berkat Laporan Korban, Pria Pamer Alat Kelamin di Mojokerto Ditangkap Bareskrim Polres Mojokerto/Foto: Enggran Eko Budianto
Mojokerto - Seorang perempuan yang menjadi korban pria pamer alat kelamin di Mojokerto akhirnya melapor ke polisi. Korban mengaku dimintai keterangan oleh pihak kepolisian hingga tengah malam.

Korban mengatakan, keputusannya membuat laporan setelah ditelepon oleh petugas dari Polres Mojokerto. Wanita berusia 25 tahun itu akhirnya datang ke kantor polisi di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Jumat (15/3) sekitar pukul 19.00 WIB.

"Tadinya saya tidak melapor, tapi pihak Polres menelepon saya," kata korban saat dihubungi detikcom, Sabtu (16/3/2019).


Perempuan asal Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto ini menjelaskan, proses pembuatan laporan tidak berjalan singkat. Dia mengaku dimintai keterangan oleh polisi sampai tengah malam.

"Ternyata tidak semudah yang saya pikirkan," terangnya.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Muhammad Solikhin Fery membenarkan adanya laporan dari korban. Berkat laporan tersebut, pihaknya telah meringkus seorang pria terduga pelaku pamer alat kelamin.

"Sudah kami amankan, masih proses pemeriksaan," kata Solikhin.


Seorang wanita menjadi korban pria pamer alat kelamin di Jalan Gajah Mada, Mojosari, tepatnya di depan SMA Kita Bakti, Rabu (13/3) sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu korban menunggu penjual kue. Dia di tempat itu sendirian, tapi suasana di sekitar lokasi sedang ramai.

Tak lama berselang, seorang pria berhenti di tepi jalan dekat dengan korban. Pria yang tidak dikenal korban ini memakai jaket putih dengan lengan hitam, celana jeans biru muda, helm warna putih, serta sepeda motor bebek warna hitam nopol S 6587 TC.

Sambil berpura-pura membetulkan posisi spion sepeda motornya, pelaku memamerkan alat kelaminnya ke korban. Korban pun bergegas pulang karena ketakutan. Suami korban sempat melarang korban lapor ke polisi. Alasannya, biar menjadi pelajaran bagi korban agar lebih berhati-hati saat keluar rumah sendirian.
(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
>