DetikNews
Jumat 15 Maret 2019, 19:35 WIB

Masa Ekskavasi Situs di Proyek Tol Pandaan-Malang Diperpanjang

Muhammad Aminudin - detikNews
Masa Ekskavasi Situs di Proyek Tol Pandaan-Malang Diperpanjang Situs Sekaran di tengah proyek Tol Pandaan-Malang (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang - Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur memperpanjang masa ekskavasi (penggalian) pada situs di tol Pandaan-Malang. Perpanjangan masa penggalian diharapkan bisa memberikan tambahan petunjuk dari temuan baru di lokasi.

Rencananya, penggalian akan digelar sampai enam hari ke depan.

"Akan ditambah waktu penggaliannya, sampai Kamis depan rencananya," ungkap Kepala BPCB Jawa Timur Andi Muhammad Said kepada detikcom, Jumat (15/3/2019).

Andi mengatakan penambahan waktu penggalian dilakukan untuk menyisir lebih jauh temuan baru struktur susunan batu bata di lokasi lain. Arkeolog yang diterjunkan untuk meneliti sedang memfokuskan penggalian mengikuti alur struktur batu bata kuno itu.


"Ada temuan baru, berupa susunan batu bata yang berukuran sama. Tetapi lokasinya berbeda atau tidak dalam satu bangunan," terang Andi.

BPCB mengaku sudah menyampaikan rencana perpanjangan waktu penggalian di km 37+700 ruas tol Pandaan-Malang tersebut.

"Sudah kami sampaikan (kepada Jasa Marga) untuk menambah waktu penggalian dan disetujui," tegas Andi.


Sesuai rencana awal, tim arkeolog BPCB Jawa Timur memulai ekskavasi di situs Sekaran yang berada di Dusun Sekaran, Desa Sekarpuro, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, pada Selasa (12/3/2019).

Penggalian (ekskavasi) digelar selama lima hari kedepan, namun memasuki hari keempat (hari ini) arkeolog menemukan struktur bangunan batu bata baru di tempat berbeda.

BPCB untuk sementara menduga jika situs Sekaran merupakan permukiman elite di abad 12 hingga 13 Masehi.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed