DetikNews
Jumat 15 Maret 2019, 12:07 WIB

15 Warga Jember Juga Pindah ke Malang Tersihir Fatwa Kiamat

Yakub Mulyono - detikNews
15 Warga Jember Juga Pindah ke Malang Tersihir Fatwa Kiamat Foto M Romli merupakan pengasuh Ponpes Miftahul Falahil Mubtadin/Foto: Yakub Mulyono
FOKUS BERITA: Warga Terdoktrin Kiamat
Jember - Tidak hanya di puluhan warga Ponorogo, ternyata belasan warga Jember juga hijrah ke Ponpes Miftahul Falahil Mubtadin di Kabupaten Malang. Sama seperti warga Ponorogo, mereka juga diduga pergi ke Malang untuk berlindung karena yakin akan segera terjadi kiamat.

Belasan orang yang dimaksud adalah mereka yang tinggal di Desa Umbulsari dan Gunungsari. Totalnya mencapai 15 orang dari 8 KK.

Menurut Kades Umbulsari, Fauzi, sebelumnya 15 warga tersebut diajak Ustaz Mudasir untuk menjadi MUSA AS atau jemaah Thoriqoh Akmaliyah As- Sholihiyah yang kini dikenal sebagai Thoriqoh Musa. Di sana, thoriqoh tersebut sudah berjalan selama 2 tahun.


"Kemudian muncul desas-desus akan ada kiamat. Karena kebetulan ada saudara saya ikut aliran itu, dan menjual tanah miliknya, karena tidak berguna lagi jika kiamat," kata Fauzi saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (15/3/2019).

Fauzi menambahkan, belasan warga tersebut menjual harta benda miliknya karena yakin kiamat akan segera tiba. Menurutnya mereka seperti sudah tidak melihat masa depan. Ia juga membenarkan jika maksud mereka ke Malang yakni untuk mencari perlindungan saat terjadi kiamat.

Sementara mengenai Ustaz Mudasir, Fauzi menyebutnya sebagai sosok yang agamis. Sedangkan mengenai ajaran yang diterima para jemaah dalam kelompok tersebut, Fauzi mengaku belum tahu pasti.


"Tapi saat saya mencari tahu tentang apa yang diajarkan aliran itu. Antara jamaah satu dengan lainnya memiliki pemahaman berbeda. Aneh memang. Seperti alasan saudara saya tidak bekerja, dan menjual tanah karena kiamat, pengikut lainnya bilang salah tafsir," imbuhnya.

Terlepas dari itu, Fauzi mengaku menemukan kejanggalan dari apa yang dilakukan saudaranya. Menurut Fauzi, saudaranya membeli mobil sebelum berangkat ke Malang.

"Terus pamit ke saudara-saudara lainnya, dan 3 hari yang lalu pergi tanpa pesan ke Malang itu," pungkasnya.


Saksikan juga video 'Warga Ponorogo Tampik 'Hijrah' ke Malang Gara-gara Kiamat':

[Gambas:Video 20detik]


(sun/bdh)
FOKUS BERITA: Warga Terdoktrin Kiamat
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
>