Rekan Di-PHK Sepihak, Puluhan Buruh Pabrik di Kota Madiun Mogok Kerja

Sugeng Harianto - detikNews
Kamis, 14 Mar 2019 11:51 WIB
Foto: Sugeng Harianto
Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Sekitar 60 buruh PT Cipta Gagas Lestari (Group PT Wings Surya Surabaya) Kota Madiun menggelar mogok kerja. Mereka mogok kerja sebagai aksi solidaritas untuk 11 buruh lain yang telah di-PHK secara sepihak.

Mereka menggelar aksi mogok kerja dengan duduk-duduk di depan pintu gerbang sambil membawa bendera organisasi buruh. Tampak anggota kepolisian Polresta Madiun turut mengamankan aksi mogok yang menuntut kesejahteraan buruh.

"Kami dan teman-teman ingin dipekerjakan kembali yang di PHK ini. Kami sudah puluhan tahun kerja dan juga tidak pernah diangkat sebagai karyawan," terang salah satu buruh yang mengaku di-PHK sepihak, Armada (40) kepada wartawan di lokasi, Kamis (14/3/2019).

Armada mengungkapkan dirinya di PHK bersama 10 buruh lain secara sepihak oleh perusahaan anak dari PT Wings Surya Surabaya. Pemecatan dilakukan secara bertahap dengan alasan tidak dibutuhkan lagi.

"Selama ini kita rajin, kita absen tertib, pakaian juga rapi dan juga disiplin. Sudah disiplin kita semua di-PHK sepihak. Padahal masa kontrak biasanya setahun belum habis," katanya.


Armada yang saat ini istrinya sedang hamil sangat membutuhkan pekerjaan dan menganggur sejak di-PHK sebulan lalu. PHK ini diduga karena pihak perusahaan melarang para buruh ikut organisasi buruh.

"Setelah kita ikut Federal Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) ini, pihak perusahaan tidak suka dan dipreteli satu per satu," ujarnya.

Sementara salah satu buruh yang sudah diangkat sebagai karyawan, Wahyu Kurniawan yang juga pengurus FSPMI menuturkan bahwa dirinya ingin memperjuangkan para buruh. Para buruh yang sudah bekerja puluhan tahun saat ini belum diangkat sebagai karyawan dan hanya pekerja kontrak.

"Banyak pekerjaan di sini yang hampir semua belum karyawan. Sudah ke 10-11 tahun tidak diangkat karyawan tetap, namun perusahaan tidak mengindahkan," ujarnya kepada wartawan.

Wahyu mengungkapkan saat ini jumlah buruh di PT Cipta Gagas Lestari (Group PT Wings Surya Surabaya) sekitar 300 orang. Namun yang berani mengikuti aksi mogok hanya 60 orang. Diduga ada intimidasi tidak diperpanjang kontraknya.

"Ada 300 orang tapi yang berani ikut mogok hanya 60-an. Mediasi masih belum membuahkan hasil. Ini menunggu pihak disnaker," pungkasnya.

Dari data yang dihimpun detikcom para buruh yang mogok kerja mengaku mendapat upah sesuai UMK Kota Madiun sebesar Rp 1.801.406,09. (fat/fat)