detikNews
Jumat 08 Maret 2019, 15:31 WIB

Pengungsi Korban Banjir Madiun Mulai Demam, Batuk dan Gatal

Sugeng Harianto - detikNews
Pengungsi Korban Banjir Madiun Mulai Demam, Batuk dan Gatal 640 pengungsi banjir di Madiun periksakan diri/Foto: Sugeng Harianto
Madiun - Ratusan pengungsi korban banjir di Kabupaten Madiun mulai mengeluhkan beberapa gejala seperti demam, batuk dan gatal. Hingga saat ini, sudah ada 640 pengungsi yang memeriksakan diri ke posko kesehatan.

"Dari data yang masuk saat ini sudah ada 640 jiwa terjadi banjir yang dilayani pengobatan. Hal seperti ini sudah terbiasa saat banjir melanda disusul penyakit yang pada umumnya," kata Kepala Bidang Pelayanan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun, dr Ary Andarwati saat dihubungi detikcom Jumat (8/3/2019).


Menurut Ary, para pengungsi yang berobat mengeluhkan gejala yang pada umumnya dialami para korban banjir. Seperti demam, batuk dan gatal. Meski banyak pengungsi yang harus diobati, ia dan tim berusaha memberikan pelayanan terbaik pada setiap pasien.

"Rata-rata sakitnya umum saat banjir melanda. Panas, batuk juga gatal. Untuk semua sudah tertangani dengan pemberian obat," imbuhnya.

Ratusan warga yang berobat tersebut datang dari tiga wilayah yang dilanda bajir paling parah. Dari Desa Kedungrejo, Kecamatan Pilangkenceng, ada 334 pasien. Kemudian dari Desa Sogo, Kecamatan Balerejo ada 271 pasien. Sedangkan dari Desa Bagi, Kecamatan Madiun ada 35 pasien.


Terlepas dari itu, data terbaru yang ada di posko induk bencana di Kecamatan Balerejo menunjukkan jika banjir masih meluas di hari ketiga. Dari yang sebelumnya 35 menjadi 36 desa terdampak.

Satu desa yang baru dilanda banjir yakni Desa Bagi di Kecamatan Madiun. Jumlah korban yang mengungsi mencapai 45 orang.


Simak Juga 'Aksi Heroik Polisi Evakuasi Para Lansia Korban Banjir':

[Gambas:Video 20detik]


(sun/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed