DetikNews
Selasa 05 Maret 2019, 20:17 WIB

3 Patung Simbol Hindu Dirusak, Polisi: Jangan Terprovokasi

Nur Hadi Wicaksono - detikNews
3 Patung Simbol Hindu Dirusak, Polisi: Jangan Terprovokasi Polisi di lokasi patung yang dirusak (Foto: Istimewa)
Lumajang - Tiga patung simbol agama Hindu dirusak orang tak dikenal di Lumajang. Polisi dan tokoh masyarakat meminta agar kejadian ini tak dikaitkan dengan SARA.

"Kami sangat mengimbau kepada umat Hindu untuk menahan diri dan tak terprovokasi atas kejadian ini. Karena memang hanya dilakukan oleh orang iseng saja. Selain itu meskipun agama Hindu adalah agama minoritas di Kecamatan Senduro, nyatanya tak pernah ada penolakan kegiatan peribadatan selama ini" ujar Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban kepada detikcom, Selasa (5/3/2019).


Sementara menurut Kepala Desa Argosari, Ismail, tak ada permasalahan antar warganya yang berbeda keyakinan, baik Islam maupun Hindu . Selama ini umat beragama di desa Argosari menjalankan ibadahnya sesuai agama masing masing.

"Ini adalah ulah orang iseng. Warga saya tak pernah berseberangan tentang masalah kegiatan umat Hindu di wilayah Senduro. Saya sebagai Kepala Desa akan bertanggung jawab atas kejadian ini. Segera akan kami perbaiki kembali bersama masyarakat Argosari," kata Ismail.


Parisada Hindu Dharma Indonesia atau yang lebih dikenal PHDI Lumajang juga menyatakan bahwa umat Hindu di Lumajang akan bersabar dan menahan diri serta melimpahkan segala urusan ke pihak yang lebih berwenang.

"Ini bukanlah sebuah penolakan terhadap kegiatan peribadatan umat Hindu. Saya yakin ini adalah orang iseng semata, kami tak pernah berkonflik dengan masyarakat Argosari selama ini. Kami juga sudah berkomunikasi langsung dengan Kepala Desa Argosari dan Kapolsek Senduro" ujar Edy Sumianto, Ketua PHDI wilayah Lumajang.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed