DetikNews
Senin 25 Februari 2019, 13:55 WIB

Polisi Tak Tahan Penumpang Pesawat Bawa 400 Proyektil, Kenapa?

Hilda Meilisa - detikNews
Polisi Tak Tahan Penumpang Pesawat Bawa 400 Proyektil, Kenapa? 400 butir proyektil yang dibawa penumpang pesawat China Airlines (Foto: Istimewa)
Surabaya - Seorang penumpang pesawat China Airlines kedapatan membawa 400 proyektil peluru saat mendarat di Bandara Juanda. Apa yang dilakukan polisi selanjutnya terhadap kasus ini?

Penumpang berinisial SP ini membawa proyektil, dan bukan amunisi. Karena itu polisi tak bisa meakukan penahanan karena yang dibawa hanya proyektil.

Untuk itu, kata Barung, pihaknya tak bisa melakukan penahanan. Pasalnya, apa yang dibawa SP tidak masuk dalam undang-undang 12 tahun 1951 tentang senjata api.

"Sehingga kita tidak dapat melakukan penahanan terhadap yang bersangkutan, karena tidak melanggar undang-undang 12 tahun 1951,"tambahnya.


Barung mengatakan berdasarkan pengakuan SP, dirinya baru kali ini membawa ratusan proyektil tersebut. Dia juga mengatakan proyektil ini berhubungan dengan temannya yang masuk dalam salah satu anggota klub menembak.

"Baru kali ini, makanya kita heran kalau amunisi kenapa bisa lewat di China, kenapa bisa lewat di Singapura dan tidak terdeteksi x-ray yang ada. Kenapa tidak terdeteksi, ternyata itu memang bukan amunisi hanyalah proyektil yang merupakan bagian dari amunisi. Kita sedang menyelidiki untuk apa kegunaannya," ucap Barung.

"Yang bersangkutan merupakan teman dari bagian salah satu klub menembak di sini kemungkinan ke arah sana. Ini masih penyelidikan," tandas Barung.

Seorang penumpang China Airlines diamankan saat turun di Bandar Udara Internasioal Juanda Surabaya, Sidoarjo, Jawa Timur. Penumpang itu diamankan karena membawa 400 proyektil.


Penumpang itu naik pesawat China Airlines CI-751 dari Taiwan, transit di Singapura, sebelum kemudian mendarat di Bandara Internasional Juanda, Sabtu sekitar pukul 23.00 WIB.

Saat diperiksa menggunakan X-ray di Bandara Juanda, petugas menemukan lima bungkus mencurigakan berbalut isolasi warna putih yang ditempatkan di antara tumpukan baju di dalam koper. Saat dibuka, lima bungkus berbalut isolasi warna putih itu berisi total 400 butir proyektil senjata api berbagai jenis. Selain itu, juga ada beberapa bagian senjata api yang dibawanya.
(hil/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed