DetikNews
Selasa 19 Februari 2019, 17:12 WIB

Di Depan Petani, Sandiaga Janji Berhenti Makan Apel Impor

Muhajir Arifin - detikNews
Di Depan Petani, Sandiaga Janji Berhenti Makan Apel Impor Sandiaga di depan petani apel. (Foto: Muhajir Arifin/detikcom).
Pasuruan - Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menyapa warga di Agrowisata Tutur, Kabupaten Pasuruan. Selain berdialog dengan peternak sapi perah, Sandi juga menerima keluhan petani apel.

Dalam dialog dengan petani, Sandi berjanji menghentikan membeli apel impor yang setiap hari dia makan. Sandi datang di Koperasi Peternak Sapi Perah (KPSP) Setia Kawan Desa Wonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Selasa (19/2/2019).

Ditemani sejumlah pengurus partai di antaranya Sekretaris DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad dan pengurus serta caleg Gerindra Pasuruan, dia langsung berkeliling melihat sapi perah yang ada di lokasi.

Setelah berkeliling melihat sapi perah, Sandi menggelar dialog dengan sejumlah peternak sapi perah dan petani apel. Dialog berlangsung cair.


Salah seorang perwakilan petani apel, Ali mengatakan bahwa apel Tutur sangat bagus baik dari kuantitas maupun kualitasnya. Apel Tutur, katanya, dikirim ke berbagai kota.

"Bahkan apel Malang, yang dikenal sebagai apel Malang, itu dari Tutur," kata Ali membuka dialog.

Meski demikian, lanjut Ali, harga apel Tutur rendah. Meski sudah mendapat untung dari pertanian apel, Ali mengharapkan ada terobosan dari pemerintah untuk meningkatkan harga apel Tutur dan apel lokal lainnya.

Menanggapi keluhan petani, Sandi membuka dengan memberikan ilustrasi tentang manfaat buah apel bagi kesehatan.


"Tolong ambilkan apel saya di mobil," punya Sandi pada ajudannya.

Sang ajudan kemudian menyodorkan sebuah wadah dari bahan plastik berisi irisan apel. Apel yang dia makan setiap hari tersebut, katanya, merupakan apel impor.

"One apel a day, keep the doctor away, satu buah apel di makan setiap hari kita akan diberikan kesehatan dan tidak perlu ketemu sama dokter. Jadi itu khasiat apel. Tapi ini impor, jadi saya akan memulai hari ini apel yang saya makan harus apel yang diproduksi oleh anak anak bangsa kita sendiri karena betul setiap hari makan apel badan kita sehat," kata Sandi.

Sandi menyampaikan bahwa untuk meningkatkan harga jual apel lokal, dibutuhkan lebih banyak industri olahan. Pasangan Prabowo-Sandi memiliki komitmen tinggi terhadap masalah ekonomi terutama kesejahteraan petani.


"Harga apel harus ditopang dengan industri olahannya seperti produk-produk jus apel, keripik dan lainnya. Harus diperbanyak. Ya pak Ali, kami komit, saya mulainya hal hal yang paling kecil dimulai dari diri kita sendiri. Apa dan kapan, Insyaallah mulai hari ini kita ganti tidak lagi beli apel impor tapi kita ganti apel buatan anak bangsa atau hasil produksi Nongkojajar (Tutur)," tandasnya.

Menurut dia, jika dipercaya rakyat, pasangan Prabowo-Sandi juga akan membuat biaya produksi pertanian semakin efisien sehingga keuntungan petani lebih besar.

"Prabowo-Sandi fokusnya adalah ekonomi, fokus biaya operasional pertanian kita buat seefisien mungkin," pungkasnya.


Saksikan juga video 'Prabowo Mau Bikin Asuransi Gagal Panen Buat Petani':

[Gambas:Video 20detik]


(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed