DetikNews
Minggu 17 Februari 2019, 22:56 WIB

Kera Liar Turun ke Permukiman Warga Lumajang, Diduga Kelaparan

Nur Hadi Wicaksono - detikNews
Kera Liar Turun ke Permukiman Warga Lumajang, Diduga Kelaparan Kera liar di Lumajang turun gunung/Foto: Nur Hadi Wicaksono
Lumajang - Segerombolan kera liar turun ke permukiman dan masuk ke rumah warga Lumajang. Puluhan kera yang turun ke pemukiman Desa Condro Kecamatan Pasirian, membuat resah warga.

Bahkan kera-kera itu masuk ke kebun warga dan memakan buah seperti pisang atau pepaya. Turunnya kera sejak beberapa hari ini dari Gunung Tambu. Diduga tidak ada makanan sehingga mereka turun gunung.

"Kera liar ini sering ke permukiman warga untuk mencari makan beberapa hari ini. Kadang keranya makan pisang, papaya di kebun. Bahkan juga sampai ada yang masuk ke dalam rumah warga," ujar salah satu warga Desa Condro, Lilis Saparini (45) saat dikonfirmasi, Minggu (17/2/2019).

Untuk mengatasi serangan kera tersebut, warga hanya menghalau saat datang ke permukiman.


Kera Liar Turun ke Pemukiman Warga Lumajang, Diduga KelaparanFoto: Nur Hadi Wicaksono

"Kalau kera datang ke permukiman ya kami halau saja dan mereka langsung lari. Belum ada yang menyerang warga," ujar Lilis.

Hal senada diungkapkan Junaidah (35) warga Desa Condro. Dia mengaku kera-kera itu berdiri di atas genting. "Kalau sudah turun gunung, kera-kera itu datang dan naik ke genting rumah warga. Ini kera-kera turun dari Gunung Tambu, mungkin tidak ada makanan di gunung. Jadi turun ke permukiman warga," tambah Junaidah.

Kepala Desa Condro membenarkan gerombolan kera mendatangi permukiman warga. Kera-kera itu biasanya datang pagi atau sore hari. Sekali datang, jumlahnya 5 hingga 20 ekor.

"Di Gunung Tambu memang banyak kera liar, tapi kalau yang turun ke pemukiman sekitar mencapai 20 ekor-an. Biasanya mereka turun untuk mencari makan," ujar kades.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed