DetikNews
Minggu 17 Februari 2019, 16:58 WIB

Sebelum Bunuh Istri dan Anaknya, Pelaku Sempat Cekcok

Erliana Riady - detikNews
Sebelum Bunuh Istri dan Anaknya, Pelaku Sempat Cekcok Foto: Erliana Riady/File
Blitar - Suami yang tega membunuh istri dan anaknya sempat cekcok dengan keluarganya. Pelaku, Nardian (38) selama ini tinggal di rumah keluarga besar sang istri, mengaku terkekang oleh larangan keluarganya.

Keterangan itu diperoleh detikcom dari Ketua RT 4 RW 5 Hariyono. Menurutnya, dua hari sebelum kejadian, pasangan ini sempat cekcok. Namun telah dimediasi RT dan mereka rukun kembali.

"Waktu itu istrinya bilang cemburu pada suaminya. Sementara si suami bilang, dia tertekan oleh keluarga besar istrinya. Pelaku ini tidak boleh sering keluar rumah, tidak boleh merokok katanya. Tapi saya ajak bicara bareng, terua sudah rukun lagi," kata Ketua RT 4 Hariyono kepada detikcom di rumah duka Dusun Sumbermanggis, Desa Sumberurip, Kecamatan Doko, Blitar, Minggu (17/2/2019).


Keterangan lain juga dituturkan paman korban Ponidi (58). Menurut Ponidi, Nardian pendiam. Pasangan ini juga jarang bertengkar.

Hanya saja, sekitar tiga bulan yang lalu korban memang diingatkan keluarga besarnya terkait arisan kelompok tani di dusunnya.

"Lha Nardi ini merasa malu atau gimana, saya tidak begitu paham. Tapi sejak diingatkan soal arisan gapoktan itu dia memang gampang marah," tutur Ponidi ditemui di ruang jenazah RSUD Ngudi Waluyo Wlingi.


Warga Blitar dikejutkan dengan ulah Nardian yang membunuh istri dan anaknya. Padahal mereka sempat salat isyak berjamaah dan bercengkerama. Namun tiba-tiba membabi buta menusuk istrinya yang sedang menggendong anaknya.

Usai membunuh istri dan anak balitanya, Nardian melucuti seluruh pakaiannya, lalu lari ke jalan desa dan mengumandangkan azan.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed