DetikNews
Rabu 13 Februari 2019, 20:06 WIB

Lanjutan Kasus Jasa Uang Tambang, KPPU Periksa Saksi dari Pertamina

Amir Baihaqi - detikNews
Lanjutan Kasus Jasa Uang Tambang, KPPU Periksa Saksi dari Pertamina Foto: Istimewa
Surabaya - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) kembali menggelar sidang pemeriksaan perkara jasa freight container (uang tambang). Kali ini agenda memeriksa saksi PT Pertamina.

Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Komisi Harry Agustanto, serta Anggota Majelis Komisi M. Afif Hasbullah dan Ukay Karyadi.

Sedangkan dari pihak PT Pertamina diwakili Marketing Operation Regional V Surabaya Aris Afandi menyampaikan keterangan seputar kondisi harga minyak pada periode Juli sampai dengan Desember 2017.

Namun keterangan dari pihak PT Pertamina melalui Aris Afandi mengenai adanya kenaikan minyak itu dibantah oleh investigator KPPU Wahyu Bekti Anggoro.

Ia menjelaskan bahwa keterangan yang disampaikan PT Pertamina dalam persidangan ini menunjukkan tidak ada kenaikan harga minyak periode Juli sampai dengan Desember 2017 yang signifikan.

"Ada kenaikan harga minyak MFO dan HSD di periode Juli sampai dengan Desember 2017. Namun tidak signifikan hanya rata-rata per kenaikan sebesar 3 persen saja" kata Bekti saat di kantor KPD KPPD Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Rabu (12/2/2019).

Dalam pemeriksaannya, saksi dari PT Pertamina ini sebagai salah satu Saksi dari 3 Saksi yang diperiksa. Pemeriksaan ini merupakan sidang pemeriksaan lanjutan perkara nomor 08/KPPU-L/2018 tentang dugaan pelanggaran Pasal 5 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktek Monopoli Dan Persaingan Usaha Tidak Sehat dalam Industri Jasa Freight Container (Uang Tambang) pada Rute Surabaya Menuju Ambon oleh perusahaan pelayaran.
(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed