DetikNews
Senin 11 Februari 2019, 16:01 WIB

Rampok Ini Incar Perhiasan dan Tubuh Korban yang Mandi di Sungai

Muhammad Aminudin - detikNews
Rampok Ini Incar Perhiasan dan Tubuh Korban yang Mandi di Sungai Foto: Istimewa
Malang - Aksi nekat pria ini tidak hanya berusaha merampok perhiasan yang menempel di badan korban. Tapi juga menggauli korban yang tengah mandi di sungai.

Entah mimpi apa semalam, yang pasti hari ini Sunartin (42) mengalami kejadian yang mengerikan. Ia diserang perampok saat mencuci baju dan mandi di sungai yang tidak jauh dari rumahnya di Jalan Pisang Agung, Sukun, Kota Malang.

Pelaku yang kemudian diketahui bernama Hasan Fauzi (27) tidak hanya berniat merampas perhiasan yang menempel di tubuh korban, tapi juga ingin menggauli watita berusia 42 tahun itu. Terlebih saat itu korban dalam keadaan tanpa baju karena hendak mandi.

"Korban saat itu akan mandi, kondisi tak mengenakan baju," kata Kapolsek Sukun Kompol Anang Tri Hananta kepada detikcom, Senin (11/2/2019).


Meski selamat dari upaya pemerkosaan, korban mengalami luka akibat pukulan kayu di bagian kepala. Lebih parah dari korban, pelaku menjadi bulan-bulanan masa yang mendengar teriakan korban meminta tolong.

"Ketika korban mencuci dan mandi di sungai, pelaku datang memukul kayu di kepala bagian belakang. Kepala korban juga ditenggelamkan ke sungai, dalam kondisi tak berdaya, pelaku berusaha merampas cincin dan menyetubuhi korban," tambah Anang.

Polisi langsung mengamankan pelaku yang sudah babak belur. Sama seperti pelaku, korban pun turut dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Upaya korban untuk mendapatkan pertolongan sudah dimulai sejak pertama diserang. Namun teriakan korban membuat pelaku semakin ganas menyerang. Dalam kondisi tidak berdaya, kepala korban ditenggelamkan ke dalam air sampai pingsan beberapa saat.


Hingga saat ini korban masih menjalani perawatan. Selain kuka di bagian kepala, korban juga mengalami trauma mendalam. Terkait pelaku, pihak kepolisian juga belum bisa memintai keterangan terkait kasus kejahatannya itu.

"Kami belum meminta keterangan pelaku secara detil. Karena dalam penanganan medis," tandas Anang.
(fat/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed