Hujan, Basarnas Hentikan Pencarian Korban Mobil Tercebur Sungai

Adhar Muttaqin - detikNews
Minggu, 27 Jan 2019 17:33 WIB
Foto: Adhar Muttaqin
Tulungagung - Basarnas menghentikan sementara proses pencarian tiga penumpang mobil yang tercebur di Sungai Brantas Ngunut Tulungagung. Pencarian akan dilanjutkan besok pagi.

Koordinator Pos Basarnas Trenggalek, Brian Gautama, mengatakan pencarian dihentikan sementara lantaran kondisi cuaca sedang turun hujan. Sehingga bisa membahayakan tim SAR.

"Kami mengutamakan keselamatan, kalau kondisi hujan seperti ini harus berhenti, kami khawatir kalau ada petir. Selain itu hari sudah sore, sehingga visibilitas juga akan semakin gelap," kata Brian Gautama, Minggu (27/1/2019).


Dia menjelaskan, proses pencarian rencananya akan dilanjutkan besok pagi dengan melibatkan puluhan anggota Tim SAR gabungan. Saat disinggung proses pencarian hari ini, Brian mengaku belum menunjukkan tanda-tanda posisi kendaraan maupun para korban.

"Hasil sementara masih nihil. Berbagai upaya sudah kami lakukan mulai dari penyisiran menggunakan jangkar, sonar maupun penyelaman," ujarnya.

Brian menjelaskan proses pencarian kali ini terkendala beberapa faktor. Di antaranya kondisi dasar sungai yang banyak dipenuhi sampah, sehingga penyisiran menggunakan jangkar sering tersangkut sampah.


"Kemudian untuk penyelaman juga tidak bisa berjalan dengan maksimal, karena visibilitasnya nol. Artinya ketika menyelam tidak bisa melihat objek di dalam air. Kemudian kondisi air juga juga sedang naik dan deras," imbuhnya.

Pencarian hari ini difokuskan radius kurang dari 2 Km. Salah satunya di pusaran air yang tidak jauh dari lokasi jatuhnya mobil. Pihaknya sempat mencurigai salah satu titik yang diduga menjadi lokasi kendaraan dan korban, namun saat dilakukan penyelaman masih nihil.

Malam ini pihaknya akan melakukan koordinasi dengan seluruh tim pencarian guna dilakukan evaluasi dan strategi yang akan dilakukan besok.


Mobil Toyota Avanza L 1147 BF yang dikemudikan Waridi (56) warga Rungkut Lor Surabaya tercebur ke Sungai Brantas di Desa/Kecamatan Ngunut, saat mengantre menggunakan jasa penyeberangan perahu, Sabtu (26/1/2019). Kendaraan tiba-tiba melaju saat diparkir di turunan dermaga penyeberangan.

Tiga penumpang di dalam kendaraan dinyatakan hilang. Mereka yakni Fitri Nusyam (34) warga Kedungasem Surabaya, Siti Yuniati (32) warga Rungkut Lor Surabaya dan Siti Alfiah (61) warga Dusun Jati, Desa Pandansari, Kecamatan Ngunut Tulungagung. Sedangkan pengemudi berhasil menyelamatkan diri. (fat/fat)