detikNews
Jumat 25 Januari 2019, 13:58 WIB

Tanggul Lumpur Sidoarjo Hampir Meluber, Warga Waswas

Suparno - detikNews
Tanggul Lumpur Sidoarjo Hampir Meluber, Warga Waswas Foto: Suparno
Sidoarjo - Kondisi tanggul lumpur di Sidoarjo mengkhawatirkan dan rawan jebol. Pasalnya, ketinggian air nyaris mencapai bibir tanggul yang ada di Desa Gempol Sari, Kecamatan Tanggulangin.

Dari pantauan detikcom di lokasi, ketinggian air saat ini sekitar 15 cm dari bibir tanggul. Kondisi tersebut berada di tanggul lumpur yang amblas pada Oktober 2018 dengan panjang sekitar 100 meter.

Warga Desa Gempol Sari terdiri dari 7 RT ini tidak bisa tidur. Mereka yang berjumlah sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) atau 4 ribu orang itu pun didera was-was.

"Setelah tahu tempat penampung air semburan lumpur Sidoarjo ini hampir meluber, kami selalu was-was dan resah kalau tanggul tersebut jebol," kata salah satu warga Yasin (51) kepada detikcom di atas tanggul, Jumat (25/1/2019).


Menurut Yasin, hampir setiap malam warga Gempol Sari tidak bisa tidur. Bahkan dalam empat hari terakhir, kegiatan jaga malam sudah digiatkan lagi.

"Warga juga memindah pos kamling dekat dengan tanggul, setiap malamnya hampir belasan warga yang berada di pos memantau tanggul, apabila sewaktu-waktu jebol," tambah Yasin.

Hal senada diungkapkan Khoirul (30) warga RT 15 RW 4. Menurutnya kekhawatiran warga beralasan karena ratusan rumah warga posisinya berada di bawah tanggul.

"Kalau tanggul penahanan lumpur itu jebol ratusan rumah warga ini akan tenggelam. Apalagi suatu misal kejadian tenggah malam, terus bagaimana membayangkan nasib warga ini," kata Khoirul.


Sementara Humas Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS), Hengky Listria Adi mengatakan elevasi air di waduk tanggul titik P.67 sudah mendekati bibir tanggul. Terutama di tanggul yang sebelumnya pernah amblas.

"Luas waduk tanggul titik P 67 tersebut 43,98 hektare, sementara air yang berada di waduk tersebut ketinggiannya sekitar 7 meter. Kalau itu meluber ya membahayakan warga sekitar," tambah Hengky.

Hengky menjelaskan, hingga kini PPLS terus berupaya mengurangi volume air dengan cara melakukan over flow yang dialirkan ke drainase yang ada.

"Selain itu PPLS juga akan melakukan peninggian tanggul, saat ini ketinggian tanggul nya sekitar 8,5 meter. Rencana akan di tinggikan sampai 11 meter," pungkasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com