Sempat Dituding Tak Peduli Dinda yang Lumpuh, Ini Kata Kades

Sugeng Harianto - detikNews
Rabu, 16 Jan 2019 16:00 WIB
Foto: Sugeng Harianto
Magetan - Hampir 7 tahun lumpuh dengan perekonomian keluarga yang pas-pasan, membuat siapapun yang melihat kondisi Dinda Aprilia Putri merasa iba.

Lantas apakah Dinda tidak mendapatkan perhatian atau bantuan dari pemerintah setempat?


Menurut Kepala Desa Bogorejo, Dyah Susilowati, ia pernah tersinggung oleh ulah sebuah komunitas sosial yang mengaku peduli pada Dinda. Komunitas itu juga menyudutkan perangkat desa yang seolah-olah tidak memperhatikan Dinda dan keluarganya.

"Kemarin salah satu komunitas mengangkat berita di medsos terkait Dinda yang ingin sekolah. Dinas Sosial juga sudah berupaya sangat baik untuk keluarga," ujarnya kepada detikcom, Rabu (16/1/2019).


Bahkan saat ditemui, Dyah sempat menjawab pertanyaan detikcom dengan nada ketus karena dikira bagian dari komunitas tersebut. Namun setelah diberi penjelasan, Dyah berkenan memberikan keterangan.

Ia mengungkapkan, pihaknya selama ini tidak tinggal diam melihat kondisi bocah berusia 7 tahun dan keluarganya itu. Apalagi Dinda merupakan tetangga dekat Dyah sendiri.

"Setiap bulan kita sudah berikan sembako dan keluarganya juga mendapat kartu PKH (Program Keluarga Harapan)," ungkapnya.


Dyah juga telah mengupayakan pembangunan kamar mandi di rumah Dinda agar bocah malang ini tak perlu ngesot ke kamar mandi kerabatnya.

"Ini juga akan kita buatkan kamar mandi untuk rumahnya. Sebagian material, semen, sudah dikirimkan," paparnya.


Dyah menambahkan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial yang akan mengirimkan kursi roda baru untuk Dinda.

"Kursi roda akan dikirim oleh Dinsos, kalau ndak hari ini ya besok," pungkasnya.


Hal ini juga diamini Minah, ibu Dinda. Setelah kondisi perekonomian keluarga menurun pascameninggalnya suami Minah, maka pihak desa segera mendaftarkan keluarga ini untuk mendapatkan bantuan berkala.

"Kita sudah masuk daftar PKH dan juga baru dibukakan buku rekening kemarin. Setiap bulan juga dapat bantuan beras dan sembako," terang Minah. (lll/lll)