DetikNews
Jumat 11 Januari 2019, 14:01 WIB

Begini Jalur Penyebaran Hoax Perampokan BCA Pandaan

Muhajir Arifin - detikNews
Begini Jalur Penyebaran Hoax Perampokan BCA Pandaan Foto: Muhajir Arifin
Pasuruan - Polisi mengamankan 4 penyebar berita bohong (hoax) perampokan Kantor Cabang BCA Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Keempat tersangka berperan menyebarkan kabar yang membuat resah tersebut.

4 Orang diamankan itu antara lain, M Didik Supriyanto (29) warga Kalianyar, Bangil, Pasuruan; Eko Prasetyo (29) warga Pogar, Bangil, Pasuruan; Abdul Makruf (42) warga Gununggangsir, Beji dan Abdul Rosid (36) warga Kamondung, Omben, Sampang.


"Pada pukul 19.00 WIB, Didik Supriyanto menyebarkan berita bohong tersebut melalui grup WA (whatsapp) Eko Prasetyo," kata Kasat Reskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima Yogantara, di Mapolres Pasuruan, Jumat (11/1/2019).

Setelah menerima pesan WA dari Didik, Eko lalu memposting kabar tersebut ke grup di Facebook pukul 20.30 WIB. Karena postingan Eko di grup facebook ini, masyarakat takut dan resah.


Dari grup facebook tersebut, kabar hoax yang meresahkan tersebut dengan cepat menyebar liar.

"(Dari facebook), Abdul Makruf menyebarkan berita bohong tersebut melalui WA ke Abdul Rosid, pukul 20.32 WIB, yang mana kemudian oleh Abdul Rosid diposting (lagi) ke facebook pukul 06.00 WIB. Masyarakat semakin percaya," terang Dewa.

Kasat Reskrim mengatakan pada Rabu (9/1) pukul 18.00 WIB, terjadi insiden di Kantor Cabang BCA Pandaan. Kaca pintu kantor tersebut pecah. Namun ke-4 tersangka kemudian mengabarkan bahwa telah terjadi perampokan dengan senjata api di kantor yang berada Jalan Kartini 2, Jogosari, Pandaan itu, lewat grup perpesanan dan medsos. Sehingga membuat masyarakat Pasuruan menjadi takut dan resah.



Saksikan juga video 'Jokowi: Penyebar Hoax Bisa Dijerat Hukum':

[Gambas:Video 20detik]


(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed