Bikin Kaget, Ular Sanca Nongol di Plafon Rumah Warga di Surabaya

Amir Baihaqi - detikNews
Jumat, 28 Des 2018 14:51 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa
Surabaya - Warga Cantian Tengah, Sidodadi, Simokerto dikagetkan dengan ular Sanca di salah satu rumah warga. Ular sepanjang 4 meter dengan diameter 15 centimeter itu berkeliaran di atas plafon rumah salah seorang warga.

Informasi yang dihimpun detikcom, ular sanca itu diketahui pertama kali di rumah di Jalan Cantian Tengah Gang II nomor 58.

Salah seorang saksi Nasiah (45) mengatakan yang pertama kali melihat ular adalah anaknya Nurul (26). Melihat ular besar itu, ia kemudian berteriak dan meminta tolong penghuni rumah lainnya.

"Waktu itu anak saya (Nurul) habis mandi. Keluar dari kamar mandi anak saya mendengar suara kresek-kresek. Kemudian dilihat ke atas plafon ternyata ada ular besar berwarna coklat," kata Nasiah kepada detikcom, Jumat (28/12/2018).

Nasiah menuturkan mendengar teriakan tersebut, Raju paman Nurul langsung menghampirinya dan membawa kayu. Ia berusaha mengusir dengan memukul ular itu.

"Ularnya dipukul hanya diam saja tidak nyerang. Baru kemudian bergerak-gerak seperti mau berjalan. Lalu Nurul langsung menghubungi pemadam (112)," tutur Nasiah.


Foto: Istimewa


Nasiah mengungkapkan selama ini baru kali ini ada kejadian ular berkeliaran. Ia mengaku tidak mengetahui dari mana ular itu bisa datang. Padahal tetangga di sekitar juga diketahui tidak ada yang merawat reptil.

"Saya tinggal di sini sejak 1985 baru kali ini ada ular. Ya, ngeri juga. Jadi keingat semalam ternyata kita tidur dengan ular. Padahal di rumah ini penghuninya ada 8 orang," lanjut ibu 3 anak itu.

Sementara itu, kepala Satpol PP Surabaya Irvan Widyanto mengatakan bahwa memang ada penemuan ular di daerah Simokerto. Mendapat laporan dari warga 1 unit tim orong-orong langsung meluncur ke TKP.

"Sampai di TKP petugas langsung mengamankan ular berjenis sanca dengan panjang 4 meter dan diameter 15 meter," terang Irvan.

Dikatakan Irvan, proses penangkapan ular berlangsung dramatis karena ular berada di dalam plafon rumah. Sedangkan kondisi rumah juga sangat berhimpit-himpitan.

"Untuk menjangkaunya, terpaksa petugas sampai naik genteng. Baru setelah terlihat ular ditangkap dengan karung goni. Kondisinya masih hidup. Saat ini ularnya sudah kami amankan ke mako Pasar Turi," tandas Irvan. (iwd/iwd)