Amblesnya Jalan Gubeng Menurut Tim Ahli Bangunan Pemkot Surabaya

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Rabu, 19 Des 2018 13:59 WIB
Foto: Deny Prastyo Utomo/File
Surabaya - Tim Ahli Bangunan Gedung Pemerintah Kota Surabaya Muji Hermawan memaparkan penyebab amblesnya Jalan Gubeng. Namun, hasil dugaan ini belum final lantaran ada beberapa hal yang perlu didalami.

Muji memaparkan amblesnya Jalan Gubeng ini karena robohnya dinding penahan yang mengakibatkan adanya pergeseran tanah. Namun, pergeseran atau ambles ini bersifat lokal sehingga jalan yang ambles hanya setinggi dinding tersebut.

"Ini terjadi kolaps atau roboh. Dindingnya roboh jadi tanahnya sliding. Tanah ada pergeseran. Jadi luasnya ambles itu juga setinggi dinding. Sisi barat gak masalah ada rumah di sisi selatan gak masalah ada rumah. Saya juga heran," kata Muji usai melalukan pertemuan dengan pihak RS Siloam Surabaya, Rabu (19/12/2018).

Selain itu, Muji menambahkan bangunan yang roboh merupakan basement yang dibangun RS Siloam. Basement ini telah dibangun sedalam 10 meter.


"Perlu diketahui bahwa pembangunan Rumah Sakit Siloam Ini membutuhkan bangunan basement atau bangunan di bawah tanah dengan kedalaman 10 meter. Kemudian sudah dilakukan pekerjaan pendalaman setinggi 10 meter sehingga pada malam hari kemarin terjadi tembok penahan tanah mengalami roboh dan akhirnya Jalan Raya Gubeng Mengalami penurunan atau ambles," papar Muji.

Namun, Muji menambahkan pihaknya masih melakukan penelitian lebih detail terkait penyebab ambruknya tembok penahanan untuk pembangunan basement. Karena ada dua kemungkinan, yakni pengaruh alam seperti musim hujan, atau justru aliran air yang ditemui sejak Februari.

"Beberapa alternatif penyebab ambruknya ini kami akan melakukan penelitian lebih detil apakah pengaruh alam, karena kita pada hari-hari terakhir ini mengalami musim hujan di mana kandungan air di lokasi pada saat pembangunan ini cukup tinggi. Atau apakah itu menjadi salah satu penyebab robohnya tembok penahan tanah," lanjut Muji.


Dalam penelitian ini, Muji mengatakan pihaknya akan bekerja sama dengan Kepolisian melalui Laboratorium Forensik (Labfor).

"Ini akan segera kita lakukan penelitian bersama dengan kepolisian dalam hal ini ada laboratorium forensik untuk lebih mendetail kan robohnya tembok penahan itu. Segera kita lakukan dan kami ditugasi mulai hari ini untuk segera melakukan penelitian yang lebih detil robohnya tembok penahan tanah," pungkasnya.



Saksikan juga video 'Petugas Sisiri Lokasi Amblesnya Jalan Gubeng':

[Gambas:Video 20detik]

(iwd/iwd)