detikNews
Senin 10 Desember 2018, 08:55 WIB

Korban Keracunan Massal akibat Hajatan di Nganjuk Capai 156 Orang

Sugeng Harianto - detikNews
Korban Keracunan Massal akibat Hajatan di Nganjuk Capai 156 Orang Foto: Sugeng Harianto/File
Nganjuk - Jumlah korban keracunan massal yang menimpa warga Desa Ngetos, Kabupaten Nganjuk seusai hajatan aqiqah tercatat mencapai 156 orang. Dari angka itu, sebanyak 106 harus menjalani opname dan sisanya hanya rawat jalan.

"Data terakhir jumlah korban keracunan mencapai 156 orang. Dari 156 korban keracunan itu, 106 opname dan sisanya langsung pulang rawat jalan," terang Kapolres Nganjuk AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta kepada wartawan, Minggu (9/12/2018) malam.


Namun untuk perkembangannya, saat ini masih ada 76 korban yang menjalani opname di RSUD Nganjuk, RS Bhayangkara serta RSI Nganjuk. Selain di RS, sebagian korban ada yang dirawat di puskesmas, yaitu Puskesmas Ngetos dan Puskesmas Berbek.

"Data real masih ada 76 korban yang rawat inap dan lainnya sudah dipulangkan," tambah Dewa.

Dewa menegaskan, saat ini polisi masih menyelidiki penyebab keracunan massal yang menimpa warga Desa Ngetos, Kabupaten Nganjuk tersebut. Empat sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan telah diambil Polda Jawa Timur dari pemilik hajatan untuk dilakukan pemeriksaan.


Diberitakan sebelumnya, pada Kamis (6/12) lalu, 150 nasi kotak diantarkan pemilik hajatan saat acara aqiqah anaknya ke rumah tetangga di Dusun Sumberbendo.

Namun pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB, beberapa warga mulai merasakan mual dan muntah. Korban keracunan dari berbagai usia, mulai anak-anak, orang dewasa hingga lansia.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com