detikNews
Rabu 21 November 2018, 16:27 WIB

Menteri Yasonna: Terpidana Bebas Bali Nine Dideportasi

Muhammad Aminudin - detikNews
Menteri Yasonna: Terpidana Bebas Bali Nine Dideportasi Renae Lawrence (Foto: ABC Australia)
Malang - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyatakan terpidana khususnya warga negara asing bakal dideportasi setelah menjalani masa hukuman. Hal ini juga berlaku bagi Renae Lawrence terpidana kasus narkoba asal Australia.

Salah satu terpidana Bali nine itu bebas dari Lembaga Pemasyarakatan Bangli, Bali, hari ini.

"Sudah pasti (black list). Semua orang pernah melanggar, apalagi warga negara asing hak dia bebas, akan bebas begitu aturan hukumnya," ungkap Yasonna pada wartawan di Balai Kota Malang Jalan Tugu, Rabu (21/11/2018).


Menurut Yasonna, terpidana telah menjalani hukuman dengan status warga asing, harus segera dideportasi ketika bebas.

"Harus segera dideportasi, kalau sudah bebas. Kecuali masih PB (Pembebasan Bersyarat) tentu belum bisa (deportasi)," terang Yasonna.

Ditambahkan, WNA dikenai pembebasan bersyarakat wajib hukumnya melapor sesuai ketentuan yang diberlakukan.


"Karena masih PB (pembebasan bersyarat) dibutuhkan untuk melapor resmi sekali beberapa waktu dan selama itu, tidak boleh melanggar hukum," sambungnya.

Dalam kasus Bali nine Renae divonis bersalah dan dijatuhi hukuman seumur hidup. Hukuman kemudian dipotong menjadi 20 tahun setelah proses peradilan lebih tinggi.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com