DetikNews
Rabu 14 November 2018, 21:15 WIB

Bule Rusia Kesasar di Probolinggo, Diare Hingga Tidur di Kuburan

M Rofiq - detikNews
Bule Rusia Kesasar di Probolinggo, Diare Hingga Tidur di Kuburan Boris di rumah sakit (Foto: M Rofiq)
Probolinggo - Seorang turis yang tidur di tenda yang didirikannya di dekat kuburan di Probolinggo viral. Bagaimana turis tersebut bisa mendirikan tenda dan tidur di dekat kuburan?

video itu terjadi di Desa Sepuh Gembol, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Warga tiba-tiba mendatangi sebuah tenda warna biru yang berdiri di dekat areal kuburan.

"Turis di kuburan itu awalnya dilaporkan warga pada Selasa malam sekitar pukul 23.00 WIB," ujar Kapolsek Wonomerto AKP Sugianto kepada wartawan, Rabu (14/11/2018).

Sugianto mengatakan warga curiga dengan adanya tenda tersebut. Warga awalnya mengira yang ada di tenda adalah pencuri ternak. Kawasan desa tersebut memang sering terjadi pencurian ternak.

Tetapi saat tenda dibuka, warga kaget karena yang ada di dalam tenda adalah orang asing berambut pirang. Bule tersebut sedang tidur pulas. Polisi yang datang ke lokasi lalu membawa bule itu ke Polsek Wonomerto.

Setelah dimintai keterangan, diketahui bule itu bernama Boris (44). Boris merupakan WN Rusia. Boris datang ke Indonesia untuk berwisata. Boris mengaku tersesat setelah dirinya turun dari kendaraan travel di jalur menuju obyek wisata Bromo pada Selasa (13/11/2018) malam.

Boris saat tidur di garasiBoris saat tidur di garasi (Foto: M Rofiq)


"Jadi karena sakit perut, kemudian ia (turis) memilih turun di jalan. Ia lantas masuk ke perkampungan, hingga dijumpainya sebuah kuburan desa," kata Sugianto.

Sugianto menyebut bule itu mengalami diare. Di sebuah tanah cukup lapang di dekat kuburan, ia menuntaskan hajatnya. Berkali-kali ia melakukannya hingga ia merasa lebih baik mendirikan tenda dan tidur di dalamnya karena kondisinya seperti itu.

Saat berada di Mapolsek Wonomerto, Boris itu keesokan paginya minta diantarkan membeli obat di sebuah apotek yang berlokasi di jalan Gatot Subroto, Kota Probolinggo. Usai membeli keperluannya, Boris lantas meminta polisiyang mengantarkannya agar kembali ke kantornya.

"Setelah diantar ke apotek, ia (boris) meminta anggota kami kembali ke kantor. Boris mengaku ingin melanjutkan perjalanannya, berlibur di Jawa Timur. Karena diminta begitu, anggota kami pun balik" lanjut Sugianto.

Ternyata urusan Sugianto dengan Boris tak selesai sampai di situ. Sugianto kembali datang setelah mendapat laporan bahwa ada turis asing yang sakit perut dan tidur sekarat di depan apotek di Jalan Gatot Subroto, Kota Probolinggo.

turisFoto: M Rofiq


Pelapor adalah Bince, pemilik apotek. Boris sempat tidur di depan apotek. Karena tak tega Bince lantas menyuruh Boris untuk tinggal di garasinya dengan diberi tikar dan kasur.

"Karena tak tega, lihat dia tidur depan apotek. Saya lalu menyuruhnya pindah tidur ke garasi, saya beri dia tikar dan kasur,"ungkap Bince.

"Saya juga tanya kenapa lemas, ia jawab karena sakit perut. Memang iya pak, tadi ia bolak balik ke kamar mandi. Kalo siangnya Boris memang sempat dianter polisi beli obat di sini, sampai kemudian polisinya pulang," terang Bince.

Boris lalu dibawa ke Rumah Sakit dr Mohammad Saleh. Sesampai di rumah sakit Boris langsung mendapatkan penanganan medis di ruang UGD.

Wakapolresta Probolinggo Kompol Imam Pauji mengatakan kondisi kesehatan Boris masih dalam kondisi stabil. Namun demikian, Boris tetap harus mendapatkan perawatan di rumah sakit hingga kondisinya pulih.

Imam menjelaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak Kedubes Rusia terkait penanganan Boris di Probolinggo.

"Sementara turis bersangkutan akan dirawat dulu di rumah sakit, sampai kesehatannya membaik. Lebih lanjut kami akan koordinasikan dengan pihak kedutaannya," terang Imam.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed