DetikNews
Selasa 13 November 2018, 10:25 WIB

Hamil 4 Bulan, Istri Deryl Tak Kuasa Sambut Kedatangan Jenazah Suami

Amir Baihaqi - detikNews
Hamil 4 Bulan, Istri Deryl Tak Kuasa Sambut Kedatangan Jenazah Suami Foto: Amir Baihaqi
Surabaya - Jenazah Deryl Fida Febrianto (22) korban pesawat Lion Air JT 610 tiba di Surabaya. Suasana tangis dan histeris mewarnai penyambutan jenazah yang sudah ditunggu kedatangannya sejak pagi, Selasa (13/11/2018).

Pantauan detikcom, jenazah Deryl tiba di rumah duka Simo Pomahan Baru pukul 07.40 WIB. Jenazah dibawa dengan ambulance diikuti satu mobil transportasi dari maskapai Lion Air.

Tangisan dan histeris bertambah meledak saat peti dibawa ke dalam rumah duka. Tampak Lutfiyah Eka Putri (23), istri Dery didampingi Padiatno (45) ayahnya tak henti-hentinya menangis. Sesaat kemudian perempuan yang sedang mengandung 4 bulan itu jatuh pingsan dan dibawa ke kamar.


Priyanto dalam sambutan mewakili keluarga Deryl mengatakan, mengucapkan terima kasih kepada pelayat yang sudah datang dan menunggu sejak pagi.

"Anak kami ini meninggal dalam rangka mencari rezeki. Tapi dalam perjalanannya terkena musibah dan meninggal. Semoga Allah menilai anak kami meninggal dalam keadaan syahid," kata Priyanto.

Jenazah Deryl korban Lion Air disalatkan/Jenazah Deryl korban Lion Air disalatkan/ Foto: Amir Baihaqi

Priyanto mengaku istri Deryl kini hamil 4 bulan. Sebelumnya, keduanya telah menikah siri beberapa bulan lalu sebelum tragedi Lion Air. "Iya, istrinya hamil 4 bulan. Mereka sebelumnya sudah menikah secara agama beberapa bulan lalu," tambahnya.


Usai penyerahan di rumah duka, jenazah langsung dibawa ke Masjid Alkaromah untuk disalati. Tampak beberapa sahabat, tetangga dan keluarga kusyuk mendoakan dan memberi penghormatan terakhir bagi korban.

Tak butuh waktu lama, peti mati korban langsung diangkat lagi ke ambulance dan siap diberangkatkan ke Kertosono. Tampak istri Deryl setia mendampingi jenazah suami bersama ayahnya. Sedangkan keluarga yang lain berada di mobil lain yang disediakan dari maskapai Lion Air.

Khoiril Anam, guru ngaji Deryl mengatakan jenazah akan langsung dibawa ke Dusun Payaman, Desa Trayan, Kertosono, untuk dimakamkan.


"Dimakamkan di sana karena mbah almarhum ini berasal dari sana. Alasan lainnya karena nanti kalau silaturahmi keluarga besarnya bisa menziarahi semua," kata Anam di rumah duka.

Deryl menumpangi Lion Air JT 610 karena mendapatkan panggilan pekerjaan di bidang pelayaran di Pangkal Pinang. Tragisnya, Deryl baru saja menikah dengan Lutfiyani Eka Putri atau sekitar 2 minggu lalu atau pada tanggal 15 April 2018.


Saksikan juga video 'Proses Penyerahan Jenazah Lion Air Diselimuti Duka':

[Gambas:Video 20detik]


(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed