481 Ekor Burung Selundupan dari Balikpapan Gagal Masuk Surabaya

Deni Prastyo Utomo - detikNews
Kamis, 08 Nov 2018 12:10 WIB
Foto: Deni Prastyo Utomo
Surabaya - Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 481 ekor burung beraneka jenis dari Balikpapan, Kalimantan Timur ke Kota Surabaya.

Ratusan burung yang diamankan oleh petugas BBKP Surabaya itu di antaranya burung Beo sebanyak 64 ekor, Cucak Hijau 293 ekor dan Murai Batu 124 ekor.

"Namun dari 481 ekor burung yang kami amankan ada yang sudah mati, yakni sebanyak 133 ekor burung akibat stres. Hampir 20 persen yang mati," kata Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya Musyaffak Fauzi kepada wartawan, Kamis (8/11/2018).


Burung-burung ini berhasil dicegah masuk ke Surabaya berkat laporan dari masyarakat tentang adanya pengiriman ratusan burung secara ilegal dengan kapal laut.

"Mereka melaporkan adanya burung-burung ilegal yang diangkut menggunakan kapal Mutiara Ferindo 1 dari Balikpapan ke Surabaya yang akan dimasukkan dalam truk bermuatan kayu," papar Musyaffak.

Kapal ini tiba di Pelabuhan Tanjung Perak pada tanggal 5 November silam. Petugas BBKP Surabaya kemudian langsung melakukan pengecekan ke kapal tersebut. Ternyata memang ada ratusan burung yang diselundupkan.


"Burung-burung itu tidak dilengkapi dokumen dari Balai Karantina daerah setempat. Kemudian kami lakukan penyitaan karena tidak sesuai dengan undang-undang. Selain itu dikhawatirkan adanya ancaman penyebaran flu burung," ujar Musyaffak.

Kini pihak BBKP Surabaya masih berupaya mengungkap siapa pemilik ratusan burung-burung yang dilindungi dan akan didistribusikan di seputaran Surabaya ini.

"Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan. Sedangkan untuk ratusan burung ini akan kita koordinasikan dengan BKSDA," pungkasnya. (lll/lll)