Hujan Semalaman, Wilayah Trenggalek Diterjang Banjir dan Longsor

Adhar Muttaqin - detikNews
Selasa, 06 Nov 2018 12:55 WIB
Foto: Istimewa
Trenggalek - Hujan deras yang terjadi, Senin ((5/11/2018) malam mengakibatkan sejumlah titik di Trenggalek diterjang bencana banjir dan tanah longsor. Beruntung peristiwa tersebut tidak sampai mengakibatkan korban jiwa.

Dari data di Pusat Data dan Pengendalian Operasi (Pusdalop) BPBD Trenggalek, bencana banjir menggenangi perkampungan warga di empat RT di Desa Masaran, Kecamatan Munjungan, dengan ketinggian air lebih dari 30 sentimeter. Dampaknya genangan air hingga masuk ke beberapa rumah warga.

Dari pengamatan detikcom, Selasa (6/11/2018), saat ini kondisi banjir berangsur-angsur surut. Sedangkan warga mulai membersihkan rumah dan perabot yang tergenang air.


Sementara itu tanah longsor terjadi di dua titik, yakni di rumah Sori warga Deaa Masaran, Kecamatan Munjungan serta jalan desa di Dusun Suwaru, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak.

Di rumah Sori, tebing yang ada di belakang rumah longsor dan menimpa bagian dapur hingga mengalami kerusakan. Beruntung kejadian tersebut tidak sampai mengakibatkan jatuhnya korban jiwa maupun luka-luka.

Sedangkan longsor di Dusun Suwaru terjadi pada ruas jalan kampung. Tebing jalan sepanjang 12 meter dengan ketinggian mencapai 20 meter longsor, kondisi tersebut mengakibatkan sebagian badan jalan amblas.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Joko Rusianto membenarkan kejadian tersebut, saat ini seluruh Tim Reaksi Cepat (TRC) yang ada di wilayah bencana masih melakukan proses pendataan titik-titik yang terdampak banjir maupun longsor.

Hujan Semalaman, Wilayah Trenggalek Diterjang Banjir dan LongsorFoto: Adhar Muttaqin

"Informasi lengkapnya masih menunggu tim TRC, mereka masih turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan," kata Joko Rusianto.

Di sisi lain Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo Saputra, mengatakan, kondisi bencana alam di beberapa titik tersebut tidak sampai mengakibatkan terputusnya akses warga.

"Akan tetapi kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat melewati jalan yang longsor," ujar Didit.


Ditambahkan awal musim penghujan menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat Trenggalek untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah-daerah rawan longsor maupun banjir.

"Seperti kita ketahui intensitas hujan sejak tadi malam cukup tinggi, sedangkan wilayah Trenggalek ini sebagian besar rawan terhadap bencana, saya minta masyarakat hati-hati," jelas Didit. (bdh/bdh)