Diduga Mogok, MPU Dihantam KA Maharani hingga Ringsek

Diduga Mogok, MPU Dihantam KA Maharani hingga Ringsek

Ainur Rofiq - detikNews
Kamis, 01 Nov 2018 13:04 WIB
Diduga Mogok, MPU Dihantam KA Maharani hingga Ringsek
Foto: Istimewa
Bojonegoro - Diduga karena mogok, sebuah mobil MPU warna hijau dengan nopol S 1037 UJ tertabrak KA Maharani tujuan Surabaya-Semarang saat melewati perlintasan kereta api.

Sopir MPU, Agus Sukariadi (61), menuturkan kala itu ia tengah berkendara melewati perlintasan kereta api dari selatan menuju ke utara Dusun Ketawang Desa Baureno, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Tiba-tiba mesin MPU yang dikendarai oleh korban tersebut mogok dan tidak bisa bergerak, tepat di atas rel. Ia pun langsung turun dari MPU dan meminta bantuan kepada warga sekitar.

"Mau nyeberang kok tiba-tiba macet akhirnya saya minta bantu warga. Tapi belum bisa jalan malah tertabrak," ujar Agus kepada detikcom, Kamis (1/11/2018).


Menurut warga yang membantu memindahkan MPU ini menambahkan, mobil sulit dipindahkan karena tie rod pada roda bagian depan mobil itu lepas. Warga sempat meminta tolong kepada karyawan proyek yang ada di sekitar rel untuk membantu mendorong mobil dengan ekskavator.

Ekskavator ini kebetulan sedang digunakan untuk mengerjakan proyek pengerukan tanah di sekitar lokasi kejadian. Namun meski sudah didorong dengan alat berat tersebut, mobil tak kunjung bisa dipindahkan.

Diduga Mogok, MPU Dihantam KA Maharani hingga RingsekFoto: Istimewa

Tiba-tiba saat itu terdengar suara peringatan dari pos perlintasan Ketawang yang menandakan akan ada kereta api yang akan melintas. Kemudian dari arah timur melintaslah KA Maharani yang langsung menabrak MPU tersebut hingga terseret sekira 500 meter.


Kereta api dengan nomor KA 211 dan nomor loko CC203 98 15 yang dikemudikan oleh Arif TK, warga Perum Pasar PJKA Turi Surabaya itu pun sempat terhenti setelah menabrak MPU tanpa penumpan tersebut.

Mobil MPU nahas itu dilaporkan mengalami ringsek pada body bagian depan dan samping kanan.

Kapolsek Boureno AKP Marjono saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Pihaknya kini masih berupaya mengevakuasi MPU tersebut.

"Masih di TKP dan kita lagi evakuasi bangkai mobil dan memintai keterangan saksi warga dan sopir. Tidak ada korban jiwa yang penting," tandasnya. (lll/lll)
Berita Terkait