DetikNews
Selasa 23 Oktober 2018, 08:13 WIB

Coblos Ulang Digelar 27 Oktober, Ini Jumlah DPT Sampang

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Coblos Ulang Digelar 27 Oktober, Ini Jumlah DPT Sampang Penandatangan kesepakatan tim paslon soal jumlah DPT akhir/Foto: Istimewa
Sampang - Coblos ulang Pilkada Sampang akan digelar 27 Oktober 2018. Panitia pun telah menghitung ulang jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT). Totalnya mencapai 767.032 pemilih.

"Tanggal 16 malam pukul 23.00 WIB sudah ditetapkan DPT pemungutan suara ulang Kabupaten Sampang tahun 2018 sejumlah 767.032," ujar Komisioner KPU Sampang Miftakhul Rozaq saat dihubungi detikcom di Surabaya, Selasa (23/10/2018).

Saat ditanya berapa total penyusutan dari DPT awal di pilkada serentak lalu, Rozaq memaparkan ada penurunan sebanyak 36.000 DPT. Jumlah ini didapat setelah adanya proses validasi dan uji publik dari tingkat desa hingga kabupaten.

"Berkurangnya sekitar 36.000 lebih kalau yang DPT, sebelumnya itu kan 803.499 menjadi ada pengurangan sekitar 36.000 sekian. Hal itu karena kita memang melakukan proses validasi dan uji publik di berbagai tingkatan baik desa maupun kabupaten yang juga dihadiri oleh KPU RI dan Bawaslu RI," tambahnya.

Rozaq menambahkan jumlah tersebut sudah disepakati oleh seluruh elemen. Termasuk oleh tim pasangan setiap calon. Persetujuan ini juga telah tertoreh dalam berita acara kesepakatan bersama.

"Dan itu oleh semua elemen terutama tim pasangan calon (Paslon) sudah diterima dan disepakati untuk tidak dipermasalahkan, hasil penetapan itu yang dibuktikan dengan berita acara kesepakatan dan penerimaan bersama," papar Rozaq.

Terkait DPT, Rozaq mengaku sebelumnya pihaknya telah melakukan pencermatan dengan perwakilan KPU Pusat, Bawaslu, hingga tim paslon. Sehingga, seluruh masukan telah dituangkan dalam penyusunan DPT.

"Yang kemarin kita sudah melakukan pencermatan bersama baik KPU, Bawaslu, tim paslon, sebelum ada proses penetapan. Sehingga seluruh masukan dari semua elemen itu kita tindaklanjuti dan teman-teman paslon sudah menerima hasil penetapan dari kami," imbuhnya.

Sedangkan jika ada hal-hal yang dapat mengurangi DPT seperti kematian atau data yang tidak memenuhi syarat, pihaknya akan melakukan proses pencoretan manual. Hal ini diikuti oleh data yang dapat dipertanggungjawabkan.

"Semisal di kemudian hari selama rentang waktu sejak ditetapkan sampai tanggal 27 itu masih ada misalnya ada yang meninggal, ada yang tidak memenuhi syarat, itu akan dilakukan proses pencoretan manual yang harus disertai dengan dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan," pungkasnya.
(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed