DetikNews
Kamis 18 Oktober 2018, 16:27 WIB

Hore, Selvia Bisa Sekolah Lagi

Eko Sudjarwo - detikNews
Hore, Selvia Bisa Sekolah Lagi Selvia dan Musri saat bertemu Penyelenggara Kesetaraan UPT Dinas Pendidikan Wilayah Selatan, Muslich. (Foto: Eko Sudjarwo)
Lamongan - Selvia Dwi Susanti (15) terpaksa putus sekolah karena malu dan minder dengan berat badannya yang mencapai 179 kg. Namun sejak kisahnya diangkat oleh media, perhatian pun tertuju pada gadis asal Lamongan ini.

Kabar baiknya, salah satu bentuk perhatian ini adalah Selvia akan difasilitasi untuk kembali ke sekolah. Sebelumnya, Selvia dikabarkan berhenti sekolah sejak usia 9 tahun atau saat duduk di bangku kelas 4 MI (Madrasah Ibtidaiyah).

Hal ini diungkapkan Penyelenggara Kesetaraan UPT Dinas Pendidikan Wilayah Selatan, Muslich saat berkunjung ke kediaman Selvia.

"Ikut sekolah kesetaraan, dulu istilahnya persamaan," kata Muslich saat ditemui detikcom di kediaman Selvia, Kamis (18/10/2018).


Kedatangannya adalah untuk melakukan pendataan agar Selvia dapat dimasukkan ke lembaga pendidikan. Namun Muslich menjelaskan, karena keadaan, maka proses belajar mengajarnya akan dilaksanakan dengan sistem kunjung.

Rencananya ada 6 guru paket A yang dilibatkan dan berkunjung secara bergiliran untuk mengajar Selvia di kediamannya. Setelah itu Selvia dapat mengikuti ujian negara di tingkat SD agar dapat melanjutkan ke jenjang SMP.

"Umurnya sudah 15 tahun, makanya harus ikut ujian SD dulu, baru nanti melanjutkan ke SMP," tandas Muslich.


Muslich juga memastikan sekolah kesetaraan ini sifatnya fleksibel karena ada tatap muka dengan guru, tutorial bersama teman-temannya dan ada sesi belajar mandiri sehingga bisa membuat Selvia nyaman.

Di hari yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Adi Suwito juga berkunjung ke kediaman Selvia. Ia pun memastikan Selvia tetap bisa mengenyam pendidikan.

"Saya akan mencoba, supaya mbak Selvia bisa sekolah seperti teman lainnya, yakni model pendampingan, yaitu memasukkan Selvia ke paket A dan kemudian paket B," tuturnya sembari meminta agar Selvia juga tidak patah semangat.


Hore, Selvia Bisa Sekolah LagiSelvia bertemu dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Adi Suwito. (Foto: Eko Sudjarwo)

Selama menempuh pendidikan, Adi juga menjamin semuanya tanpa dipungut biaya alias gratis. "Ini adalah salah satu bentuk komitmen Pemkab Lamongan agar Selvia bisa sekolah, dan mempunyai ijazah," ungkap Adi.

Adi juga menyerahkan bantuan berupa tas, perlengkapan sekolah dan juga bantuan sosial. "Jangan sampai ada anak usia sekolah tapi tidak sekolah. Semua anak di kabupaten Lamongan wajib sekolah," harapnya.


Lantas bagaimana respons Selvia saat mendapatkan tawaran untuk kembali bersekolah? "Seneng," jawabnya singkat.

Meski putrinya lebih banyak diam, namun Musri tahu jika Selvia tak keberatan kembali ke sekolah. Remaja yang menyukai pelajaran matematika ini bahkan berkeinginan untuk menempuh pendidikan hingga ke bangku kuliah.

"Cita-citanya jadi guru," tambahnya.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed