detikNews
Senin 08 Oktober 2018, 18:03 WIB

Gubernur Jatim Serahkan Pengganti Jabatan Wali Kota Pasuruan

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Gubernur Jatim Serahkan Pengganti Jabatan Wali Kota Pasuruan Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Gubernur Soekarwo menyerahkan Surat Perintah Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Pasuruan ke Wakil Wali Kota, Raharto Teno Prasetyo. Sebelumnya, Wali Kota Setiyono terjaring OTT KPK.

Keputusan ini tertuang dalam SK Plt Wali Kota dengan No 131.425/1806/011.2/2018. Usai menyerahkan surat, Pakdhe Karwo berpesan kepada kapolres hingga kajari di Pasuruan agar ikut mengawasi permasalahan korupsi ini.

"Wali kota menjadi tersangka kemudian ketentuan perundangannya harus mengangkat plt atau wakilnya. Saya pesan juga kepada kapolres dan kajari agar betul karena permasalahan ini bukan pelayanan publik, bukan pungli kepada masyarakat, ini kan antara pemborong dengan kepala daerah," kata Pakdhe Karwo usai melantik di Kantor Gubernur Jatim Jalan Pahlawan Surabaya, Senin (8/10/2018).


Pakdhe Karwo menambahkan penyerahan SK ini untuk melaksanakan amanah pada Pasal 65 ayat (1) dan (2) UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pasal tersebut menekankan tidak boleh terjadi kekosongan dalam pemerintahan.

"Jadi pelayanan publik harus tetap berjalan, kegiatan pemerintahan pun demikian, seperti belanja pemerintah, menggaji pegawai, membayar listrik dan sebagainya," lanjutnya.

Sementara Plt Wali Kota Pasuruan, Raharto Teno Prasetyo mengatakan dirinya siap menjalankan amanah dari Gubernur Jatim. Dia akan berkoordinasi dengan Forkopimda Kota Pasuruan, khususnya DPRD dan pihak kejaksaan hingga kepolisian untuk menjalankan kembali roda pemerintahan.


"Kita memang sekarang memberikan pengarahan kepada asn harus keterbukaan, jadi tidak ada pengaturan pengaturan seperti (sebelumnya) itu," kata Teno.

Tak hanya itu, Teno juga mengaku siap saat dimintai keterangan lanjutan oleh penyidik. Namun dirinya menegakkan jika tak mengetahui sama sekali proyek hingga aliran dana yang dikorupsi wali kota.

"Iya (siap), kalau memang itu dibutuhkan atas prosedur. Tidak tahu, saya tidak mengetahui sama sekali," pungkasnya.


Saksikan juga video 'KPK Geledah Kantor Wali Kota Pasuruan':

[Gambas:Video 20detik]


(fat/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com