detikNews
Selasa 02 Oktober 2018, 11:17 WIB

Air Kolam Renang di Sidoarjo Bergelombang Sebelum Tsunami Landa Palu

Imam Wahyudiyanta - detikNews
Air Kolam Renang di Sidoarjo Bergelombang Sebelum Tsunami Landa Palu Foto: tangkapan layar video
Sidoarjo - Air di Kolam Renang Tirta Krida Lanudal Juanda tiba-tiba beriak hingga bergelombang. Gelombang itu cukup keras dan pecah saat menghantam pinggiran kolam renang. Fenomena apakah ini?

Danlanudal Juanda Kolonel Laut (P) Bayu Alisyahbana dalam pesan singkatnya mengatakan bahwa peristiwa di kolam renang tersebut diduga berhubungan dengan gempa dan tsunami di Palu dan Donggala.

"Oleh Bapak Ichsan (pengurus kolam renang) diperkirakan akan terjadi gempa/tsunami yang kemudian dipastikan lagi dengan melihat berita di televisi bahwa benar terjadi gempa/tsunami di Palu dan Donggala," kata Bayu, Selasa (2/10/2018).

Bahkan, kata Bayu, berdasarkan Ichsan fenomena ini tak hanya terjadi sekali atau dua kali saja. Saat ada bencana gempa di suatu daerah, air di kolam renang tersebut juga bergelombang/berombak.


"Kejadian air bergelombang/berombak di kolam renang ini menurut Pak Ichsan sudah sering terjadi," tandas Bayu.

Air di sebuah kolam renang tiba-tiba bergerak sendiri. Air tersebut beriak hingga menimbulkan gelombang yang pecah di pinggiran kolam renang. Video tersebut viral di dunia maya.

Peristiwa itu terjadi di Kolam Renang Tirta Krida Lanudal Juanda. Peristiwaya terjadi pada Jumat (28/10) sekira pukul 17.10 WIB. Kejadian air kolam renang bergelombang dan berombak lebih dari 1 meter dengan durasi kurang lebih 30 menit.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sendiri merilis bahwa tsunami yang terjadi di Palu Sulawesi Tengah setinggi 1,5 meter itu terjadi pukul 17.22 WIB dan berakhir pada 17.36 WIB atau 18.36 WITA.
(iwd/fat)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed