DetikNews
Kamis 20 September 2018, 22:11 WIB

Peduli Rupiah, Pengusaha Tajir Melintir Surabaya Jual USD 50 Juta

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Peduli Rupiah, Pengusaha Tajir Melintir Surabaya Jual USD 50 Juta Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Kumpulan pengusaha yang tergabung dalam Forum Komunikasi Asosiasi (Forkas) Pengusaha Jawa Timur menukarkan USD 50 juta ke mata uang Rupiah. Hal ini dilakukan atas kepedulian pengusaha lantaran nilai tukar mata uang rupiah ke dolar Amerika beberapa pekan ini sedang meroket.

Tak hanya itu, bagi pengusaha langkah ini merupakan gerakan moral untuk membantu Indonesia.

"Kami ingin rupiah kembali stabil, untuk itu mau tidak mau kami harus melepas dolar. Paling endak ini merupakan suatu gerakan moral, bisnis tidak hanya berupa keuntungan ya, tapi ada nilai-nilai moral yang akan kami sampaikan. Kami ingin itu bisa ditiru teman yang lain jadi gerakan ini bisa meluas," ujar Ketua Forkas Jatim Nur Cahyudi usai acara di Hotel Majapahit, Surabaya, Kamis (20/9/2018).


Tak hanya itu, Nur Cahyudi mengatakan nantinya penukaran dolar ke rupiah tak hanya dilakukan saat nilai tukar tinggi, namun juga bisa dilakukan secara berkala.

"Tidak hanya pada saat nilai tinggi ini. Ini terus menukarkan dolarnya. Ini inisiatif temen Forkas. Di samping itu merangsang pajak ppn memberi daya rangsang tidak menahan dolar," katanya.

Di kesempatan yang sama, Staf Khusus Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko mengapresiasi gerakan yang dibuat Forkas ini. Bagi Moeldoko hal ini merupakan gerakan inspiratif pertama yang dipelopori Jatim.

"Selama ini mewakili pemerintah saya ingin memberi sebuah bentuk apresiasi kepada rekan-rekan Forkas khususnya. Ini merupakan gerakan yang inspiratif. Jatim telah memelopori sebuah gerakan pertama, gerakan positif pertama," kata Moeldoko.


Di depan puluhan pengusaha, Moeldoko meminta agar masyarakat tidak serta-merta menyalahkan pemerintah atas kenaikan dolar. Namun, kenaikan ini merupakan sesuatu hal yang berhubungan.

"Untuk itu jangan seolah-olah hanya pemerintah yang salah, tidak, tapi situasi global turut menambah kontribusi dalam apa yang terjadi di suatu negara," imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, hadir 38 asosiasi pengusaha yang tergabung dalam Forkas. Beberapa pengusaha terkenal di Surabaya pun juga nampak hadir. Mulai dari perwakilan HIMKI Peter Joe, Budi Budianto, dan Nur Cahyudi.

Ada pula Ketua Aprindo Jatim Aprilia, perwakilan Apkrindo dan GP Jamu, Stephen Walla dan Perry, perwakilan Asosiasi INSA, Stenven hingga Ketua Gabungan Pengusaha Ekspor, Isdarmawan.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed