DetikNews
Kamis 13 September 2018, 15:59 WIB

Pakdhe Karwo Sebut Ada Penurunan Pungli di Jatim, Ini Datanya

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Pakdhe Karwo Sebut Ada Penurunan Pungli di Jatim, Ini Datanya Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Penurunan kasus pungli di Jatim disebut menjadi salah satu pencapaian terbaik Tim Saber Pungli Polda Jatim. Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan pun mengungkapkan pihaknya memiliki berbagai upaya untuk menindak tegas praktek pungli.

"Praktek pungli harus kita tindak tegas untuk memperbaiki sektor pelayanan publik," tegasnya saat membuka rakor Saber Pungli di Hotel Wyndham Surabaya, Kamis (13/9/2018).

Lantas, berapa presentase penurunan kasus pungli di Jatim? Ketua Satgas Pangan Polda Jatim Kombes Pol Sutardjo mengatakan ada penurunan yang cukup besar. Hingga September 2018, ada 33 kasus pungli di Jatim. Data ini turun dari tahun lalu yang mencapai 97 kasus pungli.

"Kita menindaklanjuti program seperti tahun lalu yang masalah pungutan-pungutan di wilayah pelayanan publik. Sampai September sudah 33 kasus dibandingkan tahun lalu ada penurunan," ujarnya pria yang juga menjabat sebagai Irwasda Polda Jatim ini.


Sutardjo menambahkan untuk kasus terbanyak berasal dari pemerintahan desa dan kecamatan. Para oknum biasanya memanfaatkan anggaran desa untuk kepentingan pribadinya. Sementara dana untuk pembangunan desa, biasanya ditarik dari iuran warga.

Tak hanya itu, untuk langkah awal, Sutardjo menekankan pentingnya pencegahan dengan melakukan sosialisasi ke masyarakat hingga instansi pemerintah.

"Kebanyakan kita lebih ke pencegahan yakni sosialisasi ke masyarakat, ke instansi pemerintah, kepala desa khususnya, karena ini kebanyakan kasus anggaran desa yang turun ke desa-desa. Sementara kasus paling banyak di tingkat kecamatan dan desa," tandasnya.

"Kita mengupayakan bagaimana aparat-aparat yang ditunjuk mengelola keuangan, agar digunakan betul untuk yang sudah diperuntukannya. Jangan digunakan untuk kepentingan pribadi untuk pembelian yang bukan-bukan. misalnya dana desa itu khususnya," lanjutnya.


Ditanya terkait penemuan instansi yang melakukan pungli, dengan tegas Sutardjo mengaku akan membawa oknum tersebut kepada pihak yang berwenang. Dalam hal ini, pihaknya telah bekerjasama dengan pengadilan Tipikor untuk mengatasinya.

"Langsung kita, kalau misalnya terbukti dan ada tindak pidana korupsi nya kita langsung bawa ke Tipikor. Nanti dari kepolisian ke Tipikor dan Tipikor akan melanjutkan ke kejaksaan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur Soekarwo atau lebih akrab disapa Pakdhe Karwo mengapresiasi kinerja Tim Saber Pungli Polda Jatim yang berhasil menurunkan kasus pungli di Jatim.

"Progress-nya Saber Pungli ini sudah bagus makanya besok tanggal 14 itu Tempo (memberi penghargaan, red) terkait melakukan fungsi pelayanan publik di Jawa Timur itu sampai di saber pungli itu nomor satu," ujar Pakdhe Karwo.




Tonton juga 'Ombudsman Sebut Kinerja Satgas Saber Pungli Belum Efektif':

[Gambas:Video 20detik]



Pakdhe Karwo Sebut Ada Penurunan Pungli di Jatim, Ini Datanya

(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed