DetikNews
Senin 20 Agustus 2018, 21:25 WIB

Teatrikal Perjuangan M Yasin di Peresmian Monumen Perjuangan Polri

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Teatrikal Perjuangan M Yasin di Peresmian Monumen Perjuangan Polri Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Drama teatrikal yang mengisahkan perjuangan Polisi Istimewa M Yasin dalam merebut Kemerdekaan RI memeriahkan peresmian Monumen Perjuangan Polri di Surabaya.

Drama ini diharapkan dapat memacu semangat polisi dalam mengemban tugas untuk mempertahankan kemerdekaan.

"Ada semangat perjuangan Polri sendiri yang ikut berjuang dalam mengisi kemerdekaan dan sekarang mempertahankan kemerdekaan. Generasi muda penerus Polri bagaimana mengisi kemerdekaan, mengisi nilai-nilai dan meneruskan nilai-nilai perjuangan dan semangat para pendahulunya," pesan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin saat meresmikan Monumen Perjuangan Polri pasca renovasi di Jalan Polisi Istimewa Surabaya, Senin (20/8/2018).


Machfud menambahkan, renovasi monumen ini penting untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan mengingatkan masyarakat, termasuk polisi, tentang bagaimana perjuangan Polri terdahulu.

Monumen ini sebelumnya berdiri dengan bangunan lama. Selain mengecat ulang bangunan, Machfud juga menambahkan beberapa taman dan hiasan lampu di sekitar monumen ini agar semakin semarak.

"Saya melihat monumen ini kan monumen yang bersejarah yang di dalamnya ada perjuangan Polri. Kemudian memang agak kurang layak dan Surabaya sudah bagus sudah tertata dengan baik, tapi monumennya ndak bagus. Ya kita perbaiki aja supaya punya nilai-nilai perjuangan di dalamnya dalam merebut kemerdekaan, kalau sekarang mempertahankan kemerdekaan," lanjutnya.

Teatrikal Perjuangan M Yasin di Peresmian Monumen Perjuangan PolriFoto: Hilda Meilisa Rinanda

Selain itu, menurut Machfud, penambahan taman di sekitar Machfud juga ditujukan untuk mengimbangi kecantikan dan kerimbunan Kota Surabaya sendiri.

"Ini menjadi inspirasi buat kita. Cukup bagus, kita bikin yang bagus, menjadi destinasi mengimbangi apa yang sudah dikerjakan wali kota," tutur Machfud.


Machfud yang sebentar lagi akan dimutasi untuk menduduki jabatan Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri ini pun berpesan kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk menjaga monumen ini.

"Saya hanya titip, kan ini sudah bagus tolong Bu dirawat Bu Risma. Monumen yang bagus perjuangan Polri ini ya seharusnya nanti dirawat agar tidak kusam. Dulu pakai tulisan kawat ikat kawat tapi sekarang sudah bagus," pesannya.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed