"Korban sudah ditemukan sekitar 10 km dari lokasi korban awal terjun. Tepatnya masuk Desa Bangunreno Lor," kata Kasubag Humas Polres Ngawi, AKP Eko Setyo Martono saat dihubungi detikcom, Kamis (16/8/2018).
Penyebab kematian korban, kata Eko, sesuai hasil autopsi karena korban kehabisan nafas tidak bisa berenang dan akhirnya tenggelam. Mayat korban pun langsung dibawa ke RSUD dr Soeroto. Sementara keluarga sudah menerima ikhlas kejadian yang menimpa korban. Sebab tidak ada unsur kriminalitas.
"Pihak keluarga sudah menerima dengan iklas karena korban bunuh diri terjun ke sungai," ungkap Eko.
Edi Trianto, warga Ngawi nekat terjun ke Bengawan Solo gara-gara gagal menikah. Peristiwa itu diketahui kakak dan ibunya yang membuntuti sejak keluar dari rumahnya. Ibu korban bersama kakaknya sempat membujuk agar Edi kembali rumah. Namun upaya itu gagal.
Sebelum terjun ke sungai sekitar pukul 11.00 WIB, Selasa (14/8) korban melepas jaket dan meninggalkan dompet di pinggir sungai. Korban langsung melompat ke sungai dalam keadaan memakai baju lengkap dengan celana dan sepatu. (fat/fat)