detikNews
Kamis 09 Agustus 2018, 15:29 WIB

Menyembur di Hari Sama, Berapa Jarak Semburan Air dan Gas di Ngawi?

Sugeng Harianto - detikNews
Menyembur di Hari Sama, Berapa Jarak Semburan Air dan Gas di Ngawi? Foto: Sugeng Harianto
Ngawi - Menyemburnya gas dari sumur warga Dusun Karasan, Desa Waruk Tengah, Kecamatan Pangkur bersamaan hari dengan menyemburnya air berpasir di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Ngawi. Kedua semburan itu menyembur pada Minggu (5/8).

Berapa jarak antara kedua semburan tersebut? Apakah kedua semburan itu saling berhubungan?

"Kalau jarak rumah saya ke lokasi semburan air berpasir ya jauh sekali. Ada kalau 45 km," terang Muhajir pemilik sumur yang mengeluarkan gas kepada detikcom, Kamis (9/8/2018).


Dikatakan Muhajir, dirinya juga heran kenapa munculnya gas dari pipa sumurnya bisa bersamaan harinya. Munculnya gas itu lanjut Muhajir Minggu (5/8) sekitar pukul 18.00 WIB usai salat magrib. Sementara semburan air yang awalnya bercampur lumpur terjadi pada pagi hari.

"Padahal jaraknya jauh ini dari semburan air kok nyemburnya di hari yang sama," kata Muhajir.

Muhajir menuturkan rumahnya di Dusun Karasan, Desa Waruk Tengah Kecamatan Pangkur, berada di wilayah Ngawi bagian timur sisi selatan atau sekitar 20 Km dari pusat kota. Sedangkan lokasi semburan air Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren beradaa di Ngawi bagian barat berjarak sekitar 25 Km dari pusat kota.


Jarak sekitar 45 km antara lokasi semburan air ke lokasi sumur gas ditempuh perjalanan sekitar 1 jam naik kendaraan bermotor.

Sementara itu, mengenai hubungan kedua semburan ini, pihak Kementerian ESDM mengatakan sampai saat ini tak ada hubungan antara kedua semburan tersebut. "Kalau sejauh 45 km tidaklah, kenapa yang itu menyembur yang lain tidak, berarti ada faktor lain kemungkinan tekanan (pisometrik) air tanah," kata staf Bidang Air Tanah Badan Geologi Kementerian ESDM Agus Taufiq Nuzulliyanto.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com