detikNews
Jumat 27 Juli 2018, 16:42 WIB

Ardan Butuh Biaya Rp 1,5 Miliar untuk Cangkok Hati, Ini Faktanya

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Ardan Butuh Biaya Rp 1,5 Miliar untuk Cangkok Hati, Ini Faktanya Foto: Hilda Meilisa Rinanda/File
Surabaya - Mohammad Ardan Fahresi (11 bulan) terlahir dengan penyakit atresia bilier yang membuat fungsi hatinya terganggu. Satu-satunya cara untuk membuatnya bertahan hidup adalah dengan transplantasi atau cangkok hati.

Namun agar terlaksana, prosedur itu membutuhkan biaya sebesar Rp 1,5 miliar. Dalam broadcast yang viral tentang Ardan disebut bahwa biaya tersebut tak dapat ditanggung oleh BPJS.

Terkait hal ini, ayah Ardan, Hussein memberikan klarifikasi.

"Itu aku belum tahu (biaya operasi, red). Tapi pihak BPJS kemarin kesini katanya siap menanggung," tandasnya saat berbincang dengan detikcom, Kamis (26/7/2018).


Hussein pun merasa lega karena harapan kesembuhan untuk anaknya ada di depan mata. Ia berharap pemerintah terus ikut andil dalam membantu pengobatan masyarakat yang membutuhkan seperti dirinya.

"Harapan saya sih pemerintah Ikut andil untuk yang sakit-sakit gini saat ini, kan sakitnya serius mbak, pengobatannya kayaknya sulit gitu," harap Hussein.


Dalam kesempatan terpisah, RSUD Dr Soetomo juga menampik kabar jika Ardan tak dapat dioperasi karena terbentur biaya.

Kasi Yanmed RSUD Dr Soetomo dr Tri Wahyu mengatakan pihaknya tetap menggelar operasi transplantasi hati dan tak mempermasalahkan biayanya karena telah ditanggung oleh BPJS.

"Tidak benar jika ditolak. Kalau di RSU Dr Soetomo, kalau pasien itu dibiayai oleh BPJS berapapun biayanya pasti ditangani. Bukan hal yang sulit bagi kami karena mengikuti prosedur yang ada dengan BPJS," ujarnya, Rabu (25/7/2018).


Ditambahkan Tri, cangkok hati merupakan satu-satunya solusi untuk penyakit atresia bilier. Pihaknya sendiri sudah berpengalaman menggelar operasi serupa untuk pasien atresia bilier.

"Iya, kalau memang itu atresia bilier terapi utamanya adalah cangkok hati. Oleh karena itu kalau cangkok hati akan ditangani tim cangkok hati RSU dr Soetomo," ungkapnya.

Dari pengalaman mereka, butuh waktu 1-2 bulan untuk mempersiapkan operasi tersebut.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed