DetikNews
Jumat 27 Juli 2018, 12:55 WIB

Durasi Nyala Traffic Light Perempatan Purutrejo Sepakat Dievaluasi

Muhajir Arifin - detikNews
Durasi Nyala Traffic Light Perempatan Purutrejo Sepakat Dievaluasi Foto: Muhajir Arifin/File
Pasuruan - Polisi dan Dinas Perhubungan sepakat mengevaluasi durasi nyala traffic light Perempatan Purutrejo. Durasi nyala lampu yang jomplang menjadi salah satu penyebab utama kekacauan lalu lintas.

"Tadi pagi kami coba menormalkan traffic light, tapi ternyata imbasnya kemacetan luar biasa di keempat arah. Ekor kemacetan di timur hingga SPBU Bakalan, di barat sampai Perempatan Kebonagung. Arah selatan-utara juga menumpuk roda dua karena jam kerja," kata Kanit Patroli Sat Lantas Polresta Pasuruan Ipda Sukisno kepada detikcom, Jumat (27/7/2018).

Akibat kemacetan horor tersebut, pihaknya kembali melakukan flashing. Menurut dia traffic light bisa dinormalkan secara permanen jika durasi nyala lampu dievaluasi.

"Saat ini durasi lampu hijau arah timur ke barat 60 detik, sedangkan dari barat ke timur cuma 15 detik. Sementara arah utara ke selatan dan sebaliknya 20 detik. Idealnya durasi nyala lampu hijau dari timur ke barat dan sebaliknya sama-sama 70 detik. Kalau utara ke selatan dan sebaliknya tetap 20 detik nggak masalah karena kepadatan hanya saat jam kerja," urai Sukisno.


Sukirno menegaskan durasi nyala lampu timur ke barat dan barat ke timur yang jomplang jadi penyebab utama kemacetan.

"Jalur itu kan saat ini jadi jalur utama kendaraan keluar-masuk Pintu Tol Gempol-Pasuruan di Kelurahan Pohjentrek. Semua kendaraan dari segala penjuru lewat sana. Bahkan traffic light di Perempatan Kebonagung sering kami flashing karena kendaraan keluar dari tol menumpuk," terangnya.

Oleh karena itu pihaknya meminta Dishub merubah durasi nyala traffic light. "Kami sudah sampaikan ke Dishub kondisi lapangan," tandasnya.


Kepala Bidang Lalu-lintas Dishub Kota Pasuruan Andriyanto mengatakan, mengevaluasi durasi nyala traffic light memang kewenangannya. Pihaknya akan mengkaji ulang dan melakukan evaluasi.

"Iya memang durasi menjadi masalah. Kami akan segera mengevaluasi. Mungkin minggu depan sudah bisa diterapkan durasi yang baru," terang Andri.

Pihaknya berjanji segera berkoordinasi dengan pihak terkait terutama kepolisian agar kekacauan lalu-lintas di Perempatan Purutrejo teratasi.
(iwd/iwd)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed