DetikNews
Senin 23 Juli 2018, 16:44 WIB

Buron Kejaksaan Nyaleg, Kejari Bondowoso: Kami Terus Memburunya

Chuk W Widharsa - detikNews
Buron Kejaksaan Nyaleg, Kejari Bondowoso: Kami Terus Memburunya Nawari, mantan anggota DPRD Bondowoso/Foto File: Chuk S. Widarsha
Bondowoso - Nawari, mantan anggota DPRD Bondowoso yang jadi buronan Kejaksaan mendaftar sebagai caleg. Pihak kejaksaan bersikukuh akan terus memburu Nawari.

"Hingga saat ini kami belum mencabut statusnya sebagai DPO. Jadi, kami akan terus memburunya," kata Kasi Intel Kejari Bondowoso, Hadi Marsudiono, dikonfirmasi di kantornya, Senin (23/7/2018).

Dikatakan Hadi Marsudiono, persoalan dia (Nawari) mendaftarkan diri sebagai caleg memang menjadi hak dia sebagai warga negara. Tapi, tetap harus mentaati aturan hukum yang berlaku.


"Artinya, harus menjalani dulu proses hukumnya. Karena kasusnya sudah inkrah. Tinggal eksekusi," tegasnya.

Hadi menjelaskan, selama ini pihaknya memang terus melakukan pencarian terhadap Nawari untuk dieksekusi. Namun, belum pernah berhasil. Yang bersangkutan menghilang terus.

"Selama ini sudah sekitar 7-8 kali kami mendatangi rumah dan beberapa tempat lainnya. Tapi selalu lolos," tandas Hadi Mardudiono.


Nawari, mantan anggota DPRD Bondowoso yang di-PAW karena menjadi buron kejaksaan setempat, kembali mendaftarkan diri sebagai bakal calon (balon) legislatif. Kali ini Nawari nyaleg lewat PDIP.

Sebelumnya, warga Desa Sukokerto, Pujer, ini menjadi anggota legislatif dari Partai NasDem. Namun Nawari pecat partai besutan Surya Paloh karena terlibat dalam penganiayaan.

Salah seorang komisioner KPU Bondowoso, Saifullah, membenarkan hal itu. Namun, saat ini masih proses perbaikan kelengkapan admisnistrasi bakal calon legislatif.
(bdh/bdh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed