DetikNews
Senin 25 Juni 2018, 09:04 WIB

Pakai Sapu, Anggota TNI Gagalkan Aksi Penjambret Pemudik di Ngawi

Sugeng Harianto - detikNews
Pakai Sapu, Anggota TNI Gagalkan Aksi Penjambret Pemudik di Ngawi Foto: Sugeng Harianto
Ngawi - Cerita unik di tengah hiruk pikuk arus mudik datang dari Ngawi. Sebuah aksi penjambretan terjadi pada seorang pemudik di Ngawi. Untungnya aksi ini berhasil digagalkan oleh seorang anggota TNI.

Adalah Sertu Sudiono, anggota Kodim 0805 Ngawi yang tengah piket jaga pada hari Minggu (24/6/2018) siang. Ketika berjaga itulah, ia mendengar seorang wanita berteriak maling.

"Saya mendengar wanita teriak maling, spontan saya cari sumber suara dan saya melihat ada lelaki berlari, berusaha kabur," tuturnya saat berbincang dengan detikcom, Senin (25/6/2018).

Sudiono yang saat itu sedang membersihkan pos jaga, spontan melempar pria yang diduga 'maling' itu dengan sapu untuk menghentikan lajunya.

"Saya lempar dengan sapu. Kebetulan saya sedang menyapu pos jaga Kodim 0805 Ngawi," lanjutnya.


Saat didekati, pria yang diduga pelaku itu sempat mengelabuhi Sudiono dengan mengaku juga sedang mengejar pelaku.

"Awalnya saya sempat terkecoh dengan ulahnya yang ngaku dirinya sedang ngejar pelaku. Lantas saya teriak panggil teman jaga untuk bantu ngejar pelaku pakai motor. Namun pemilik barang yang dijambret keburu datang ngabari kalau pelakunya pria yang saya lempar sapu itu," tuturnya.

Si pelaku akhirnya berhasil dibekuk. Dari pengakuannya, pelaku diketahui atas nama Purwanto (20), warga Jalan Gajahmada, Kelurahan Mungkung, Kecamatan Rejoso, Nganjuk.

Sudiono melanjutkan, korban diketahui bernama Wahyuni. Ia baru saja tiba dari Surabaya dengan menaiki bus dan turun di terminal Ngawi. Ia yang mengaku capek dari perjalanan kemudian memutuskan beristirahat sejenak di alun-alun Kota Ngawi.


Korban yang ingin pulang ke kampung halamannya di Dusun Ngatrep, Desa Hargomulyo, Kecamatan Ngrambe itu pun tiduran di gazebo alun-alun bersama temannya.

Saat itulah pelaku mengambil tas bawaan korban. Beruntung korban mengetahui hal itu dan berteriak maling.

Saat ini Purwanto telah diamankan di Polres Ngawi untuk dimintai keterangan. Dari tangan pelaku diamankan barang bukti tas milik korban berisi surat KK korban, sebuah dompet, dan dua buah handphone, termasuk sebendel kunci moneter, 5 buah voucher perdana dan sebuah kartu kredit.

Polisi juga mengamankan barang bukti senjata tajam dari pelaku, yaitu sebuah sangkur. Pelaku juga kedapatan membawa 3 buah kondom serta penutup wajah.
(lll/lll)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed