Usai Swafoto, Seorang Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Klayar

Purwo S - detikNews
Selasa, 19 Jun 2018 19:03 WIB
Jenazah korban terseret ombak di Pantai Klayar dievakuasi ke RSUD dr Darsono. (Foto: Istimewa)
Pacitan - Seorang wisatawan asal Madiun meninggal terseret ombak di Pantai Klayar, Kecamatan Donorojo, Selasa (19/6/2018) siang.

Jenazah korban diketahui bernama Guntur Perdhana (18), warga RT 18 RW 03 Desa Pulerejo, Kecamatan Pilangkenceng. Korban saat ini berada di kamar jenazah RSUD dr Darsono, Pacitan.

"Setelah dilakukan visum, jenazah akan diserahkan kepada keluarga," terang Kapolsek Donorojo AKP Sukisman saat dihubungi detikcom.


Informasi yang dihimpun detikcom menyebutkan, korban datang ke Pantai Klayar bersama 5 orang temannya. Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB dengan mengendarai 3 unit sepeda motor.

Setibanya di lokasi, 6 sekawan tersebut langsung menuju spot yang dipilih untuk berswafoto dan mengabadikan momen kebersamaan tersebut.

Nahas, pada saat bersamaan, korban terpeleset dan jatuh ke laut. Salah satu rekan korban bernama Andri (21) sempat berusaha menolong namun usahanya gagal.


Gelombang besar justru datang hingga menyeret tubuh kedua sahabat tersebut. Beruntung Andri dapat diselamatkan setelah mendapat perawatan di puskesmas setempat, sedangkan Guntur sempat dinyatakan hilang beberapa waktu.

Proses pencarian melibatkan petugas penjaga pantai, TNI/Polri, serta masyarakat setempat. Sekitar 2 jam kemudian tubuh korban diketahui terbawa ombak ke pinggir pantai. Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke RSUD.

"Korban diduga lengah saat bermain air hingga terseret ombak. Ndak ada tanda-tanda kekerasan. Jadi murni kecelakaan laut," imbuh Sukisman seraya mengimbau perlunya penambahan jumlah petugas penjaga pantai dan rambu-rambu peringatan di sekitar Pantai Klayar. (lll/lll)