Ribuan Warga Rela Antre Demi Salam Tempel dari Perusahaan Rokok Ini

Andhika Dwi Saputra - detikNews
Rabu, 13 Jun 2018 08:41 WIB
Ribuan warga antre salam tempel (Foto: Andhika Dwi Saputra)
Kediri - Ribuan warga asal Kediri, Nganjuk, dan Tulungagung rela mengantre di halaman kantor PT Gudang Garam (GG). Mereka datang sejak subuh demi mendapatkan zakat mal dari perusahaan rokok tersebut.

Hariawan (32), bapak 1 anak asal Kabupaten Nganjuk ini rela antre demi mendapat 'salam tempel' itu. Dia antre di areal Unit 1 GG, Jalan Semampir gang Kota Kediri sejak pukul 04.00 WIB.

"Saya sudah di sini sejak usai makan sahur mas," ucap pria yang antre bersama serta anak istrinya, Rabu (13/6/2018).

Beda lagi dengan dengan Tuti (50), warga Pesantren Kota Kediri. Dirinya sengaja mengantre untuk mendapatkan salam tempel dari salah satu perusahaan rokok terbesar di Asia ini karena sekedar mengikuti tradisi. Karena sejak dulu dirinya dan teman-temannya ikut antre salam tempel ini.

"Bagi saya ini merupakan sebuah tradisi, memang uangnya nggak seberapa, tapi tradisi aja mas," ucap Tuti.

Menurut Kabid Humas PT Gudang Garam Tbk, Iwhan Tri Cahyono, pembagian salam tempel kali ini masih sama dengan tahun yang lalu, masing masing warga diberikan salam tempel berupa uang sebesar Rp 20 Ribu per orang.


Setiap warga mendapat salam tempel Rp 20 ribuSetiap warga mendapat salam tempel Rp 20 ribu (Foto: Andhika Dwi Saputra)

Bahkan untuk tahun ini peserta salam tempel memgalami peningkatan dibanding tahun kemarin. "Kalau untuk tahun ini mengalami peningkatan mas, tahun kemarin sekitar 6 ribuan, untuk tahun ini sekitar 8 ribuan orang mas," jelas Iwhan.

Dalam pelaksanaan salam tempel kali ini, 450 petugas keamanan yang terdiri dari TNI, Polri, dan petugas keamanan internal PT GG disiagakan untuk mengantisipasi kericuhan.

Kendati tidak pernah diumukan secara publik, namun masyarakat yang datang selalu berjumlah ribuan, dan berasal dari wilayah karesidenan Kediri.

"Total 450 orang personel dari Polri, TNI, dan satpam telah disiagakan sejak pukul 02.30 wib tadi," kata Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Kamsudi.

Senada dengan Kamsudi, Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi menjelaskan sistem pengamanan salam tempel dilakukan dengan penggunaan sistem sekat oleh anggota TNI-Polri dan satpam Gudang Garam.

"Sistem ini terbukti efektif Sehingga akan mengurangi potensi aksi saling dorong dan desak-desakan," Tegas Anthon.

Dari pengamatan detikcom, kegiatan salam tempel ini berjalan teratur. Memang ada ribuan orang yang datang, namun mereka antre dan tertib membentuk barisan antre. Ada pemisahan barisan antrean untuk warga lansia, perempuan, dan anak-anak. (iwd/iwd)