Anak Bomber di Surabaya Diserahkan ke Kemensos untuk Rehabilitasi

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Selasa, 12 Jun 2018 11:31 WIB
Foto: Hilda Meilisa Rinanda
Surabaya - Sebanyak tujuh anak bomber dan terduga teroris di Surabaya dan Sidoarjo diserahkan secara simbolis oleh Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin kepada pihak Kementerian Sosial. Sebelumnya, anak-anak ini mendapat pendampingan psikologis di RS Bhayangkara Surabaya.

"Hari ini ada 7 anak yang diserahkan. Satu anak teroris bomber Mapolrestabes, tiga anak dari bomber Rusunawa Sidoarjo, dan tiga anak dari Teguh, teroris yang ditangkap di Surabaya," ujar Machfud saat jumpa pers di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Selasa (12/6/2018).

Usai diserahkan ke perwakilan Kemensos, anak-anak ini rencananya akan mendapatkan pendampingan psikologis lebih lanjut, misalnya saja mendapat pendidikan agama dan pendidikan sekolah seperti anak-anak pada umumnya.


"Kita sudah koordinasi dengan beberapa pihak. Hari ini akan kita serahkan untuk dapat perawatan selanjutnya. Kita kerjasama dengan Kemensos. Kita serahkan pada Kemensos. Yang paling penting memberikan pemahaman keagamaan yang normal," tambah Machfud.

Namun ketika ditanya akan dibawa kemana anak-anak ini, Machfud hanya menyebutkan Kemensos memiliki beberapa tempat untuk menampung di seluruh Indonesia, sedangkan pihaknya akan tetap ikut mengawasi.

"Perawatan dan pengawasan ini harus clean dan bagus. Nanti dipilih yang terbaik tempatnya dari Kemensos, negara kan mesti akan memberikan yang terbaik. Kita hanya ikut membantu mengawasi saja," lanjut jenderal bintang dua ini.


Machfud juga menjelaskan kondisi anak-anak itu sudah mulai ceria dan membaik. Namun pihaknya berharap pemahaman agama anak-anak tersebut bisa lebih baik seperti anak-anak lainnya.

"Kondisinya dalam aspek medis atau kesehatan sudah mulai oke dan ceria. Cuma masih ada pemahaman yang kita ingin lebih baik lagi. Kemensos nanti akan menyiapkan sekolahnya dan disekolahkan. Semuanya sudah disiapkan dengan baik," tambah Machfud.


Ditemui di kesempatan yang sama, Direktur Rehabilitasi Kemensos Nahar mengatakan pihaknya telah siap untuk menerima anak-anak ini. Tak hanya itu, beberapa fasilitas seperti tempat dan sekolah juga telah dipersiapkan.

"Kami siap menerima anak-anak untuk proses berikutnya. Kita akan lakukan upaya," ujar Nahar.

Nahar juga tidak menyebutkan secara pasti kemana anak-anak ini akan dibawa. "Kementerian Sosial punya tempat khusus untuk anak dan ditempatkan di seluruh Indonesia. Yang pasti prinsipnya untuk yang terbaik bagi anak-anak. Kita menyesuaikan dengan kondisi anaknya, ada yang di Malang ada, di Jakarta dan di Surabaya ada," tutupnya. (lll/lll)