DetikNews
Rabu 23 Mei 2018, 15:29 WIB

Tiga Jenazah Bomber di Surabaya Belum Dimakamkan, Ini Alasannya

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Tiga Jenazah Bomber di Surabaya Belum Dimakamkan, Ini Alasannya Foto: Istimewa
FOKUS BERITA: Bom Surabaya
Surabaya - Tinggal tiga jenazah bomber 2 gereja di Surabaya yang belum dimakamkan. Polisi menyebut, pemakaman 3 bomber ini menunggu identifikasi DNA selesai.

"Kapolda menyampaikan akan dimakamkan di Sidoarjo atau di tempat lain, akan diputuskan hari ini. Hari ini selesai DNA dicocokkan," ujar Kabid Humas Polda Jatim Frans Barung Mangera saat dikonfirmasi di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani, Surabaya, Rabu (23/5/2018).

Proses identifikasi yang lama ini karena kondisi jenazah bomber sudah tidak utuh dan membutuhkan proses cukup panjang untuk mencocokkan bagian tubuh satu dengan yang lainnya.




"Bahwa ada beberapa jasad ini yang harus kita cek betul-betul dengan mencocokkan DNA-nya. Data primer dan sekunder sudah tidak lagi sesuai dengan jasad yang kita temukan, karena sudah melebur," tambah Barung.

Dalam hal ini, Barung menekankan jika polisi akan terus memberikan pelayanan kepada semua orang, termasuk kepada jasad teroris yang telah membunuh orang lain. Untuk itu, pemakamannya nanti akan disesuaikan dengan agama yang bersangkutan.

"Kapolda akan memakamkan sesuai dengan agama yang diyakini, ada beberapa yang menolak pemakaman ini memang. Tapi kita ingin pelayanan kepolisian berjalan dengan baik. Mari kita bantu tugas kepolisian, bukan hanya melakukan penyelidikan, identifikasi, tapi juga melayani seluruh penduduk Indonesia. Baik yang hidup atau sudah mati," lanjut Barung.

Sementara itu, tiga jenazah yang belum dimakamkan adalah Dita Oepriarto (47) bomber di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Jemaat Sawahan Jalan Arjuna dna kedua anaknya YF (18) dan FH (16) yang menjadi pelaku bom bunuh diri di Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel.
(bdh/bdh)
FOKUS BERITA: Bom Surabaya
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed